0
23

Serang, Badakpos.com- Semenjak dilaktik menjadi Gubernur Banten Definitif Wahidin Halim bersama Andika Hazrumy terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Hal ini dilakukan agar Banten manjadi lebih maju dan berkembang. Salah satunya dengan adanya MOU antara Kota Bandung dengan Pemprov Banten.

Hal ini terungkap saat 29 Pemerintah Provinsi Kabupaten dan Kota se-Indonesia tandatangani MOU di Pendopo Walikota Bandung, Rabu (1/11/2017).
Yang di kerjasamakan adalah Aplikasi Smart City dan E-Government yang mencakup di Wilayah Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat. Aplikasi tersebut adalah aplikasi yang menurut KPK layak untuk disebarkan kepada pemerintah Kabupaten dan kota. Ada tiga aplikasi yang disebar yaitu Aplikasi Sabilulungan, Aplikasi Perizinan Online, dan Aplikasi E-Remunerasi. “Saya kira ini sangat bagus, dan ini penggabungan teknologi sistem yang terintegrasi,” kata Gubernur usai acara penandatanganan MoU.

Menurutnya, dari hasil MOU ini agar bisa diaplikasikan di Banten, apalagi Banten merupakan daerah yang terus melakukan pembenahan. “E-Govermentnya, banyak sih. Apalagi banyak sekali modul dan variasi. Banten yang cukup luas, Banten yang sedang merangkak menuju perbaikan. Sehingga ini menjadi penting untuk modul pengawasan dan kontrol terhadap kinerja dan produktivitas dari ASN kita,” tegas Gubernur.

Setelah MoU ini, kata Gubernur pihaknya meminta kepada seluruh dinas untuk mempersiapkan dari program tersebut. “Semuanya, tapi Dinas Kominfo sebagai leading sektornya, dan harus melakukan langkah-langkah cepat,” katanya.

Terlihat hadir dalam kesempatan tersebut 6 Bupati dan Walikota se-Banten . Keenam kepala daerah tersebut diantaranya Bupati Serang Tatu Chasanah, Walikota Serang Khaerul Jaman, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Walikota Tangerang Arif Wismansyah dan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here