Agar  Kualitas Daging Qurban Bagus, SDM di RPH Perlu Ditingkatkan

0
20

Pandeglang, Badakpos.com – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang memiliki sebanyak 3 Unit Pelaksana Teknis Rumah Potong Hewan (UPT RPH), yaitu RPH Pandeglang, RPH Menes dan RPH Labuan. Dari 3 RPH tersebut, RPH Pandeglang merupakan UPT yang memiliki aktivitas sembelih cukup padat jika dibandingkan dengan RPH lainnya.

 

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang Dyah Lukita Ningsih mengatakan, biaya retribusi yang harus dikeluarkan konsumen untuk pemotongan hewan kurban sebesar Rp 36.000/ekor, hal tersebut sudah termasuk biaya penampungan hewan dan biaya pemotongan.”Jadi semunya sudah termasuk biaya kandang dan jagal ya, Rp 36.000 per hewan,” terangnya saat ditemui di RPH Pandeglang, (1/9).

 

Di sisi lain, RPH Pandeglang saat ini mengalami kendala, seperti kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pemeliharaan kandang dan kesejahteraan hewan yang perlu ditingkatkan sehingga berdampak pada kualitas daging.”Kita kurang orang, kandang masih perlu dibenahi walaupun sebelumnya sudah diperbaiki. Persediaan pangan juga harus dipersiapkan tukang jagal karena bukan kami yang siapkan makanannya,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha RPH Pandeglang Andi menambahkan, jumlah pemotongan sapi pada RPH Pandeglang mengalami peningkatan yang signifikan menjelang Idul Adha 2017.

 

Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah pemotongan hewan mencapai 30 ekor sapi sedangkan hari-hari biasa hanya 2 ekor sapi yang dipotong. Untuk diketahui, angka tersebut juga meningkat jika dibandingkan dengan Idul Adha Tahun 2016, yakni sebanyak 20 ekor sapi.”Kalau jelang Idul Adha tahun lalu 20 ekor sapi, H-2 Idul Adha. Kalau tahun ini naik jadi 30 ekor,” sebut Andi. (Bp1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here