ATB Banten Ikut Berpartisipasi Di Ekspedisi Destana Tsunami 2019.

Pandeglang, Badakpos.com – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui Apoteker Tanggap Bencana (ATB) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami Banten yang berlokasi di Pagelaran dan Labuan Pandeglang (14/8).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak Juli lalu melakukan kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami (EDT) 2019. Perjalanan dimulai dari ujung timur yaitu Banyuwangi-Jatim dan akan berakhir di Cilegon-Banten pada tanggal 15 Agustus 2019.

Untuk di Banten, kegiatan dimulai sejak tanggal 12 Agustus. Melewati daerah pesisir selatan provinsi Banten yaitu Bayah, Lebak, Labuan, Serang dan Cilegon.

Dalam rangka ikut berpartisipasi Puluhan relawan ATB melakujan kegiatan penyuluhan kepada Siswa – siswi SDN Margasana 1 Torogong Pegalaran.

Selain mengenalkan profesi apoteker, relawan ATB memberikan edukasi mitigasi bencana di 12 rombel, pemutaran film animasi mitigasi bencana alam, pembagian vitamin, serta penempelan poster info seputar kebencanaan.

Koordinator ATB Banten untuk Ekspedisi Destana Tsunami Tati Rahmawati menuturkan, kegiatan ini menurutnya sangat bermanfaat terutama mereka yang di wilayah rawan bencana, harus dari sejak dini dikenalkan tentang mitigasi bencana untuk mengurangi resiko efek dari bencana itu sendiri.

“Salah satunya kita Sosialisasi pentingnya memahami 20:20:20, sebagai langkah awal yang harus diketahui saat bencana tsunami dan pentingnya tas siaga agar anak-anak di sekolah ini (SDN Margasana 1 – red) tahu dan mempraktekanya di rumah sebaga antisipasi”, ujar Tati saat di wawancarai Badakpos.com .

Menurut pantauan tim Badakpos.com di lokasi acara, Tidak hanya anak-anak yang antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan ATB. Guru-guru pun ikut menyimak dan bersemangat mengikuti.

Ketua IAI Pandeglang Sumarlin menyampaikan, kegiatan ini (Sosialisasi Mitigasi Bencana-red) kedepanya akan menjadi kegiatan rutin sebagai bentuk pengabdian masyarakat bagi Apoteker.

Salah satu murid SDN Margasana 1 Keyla mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim ATB.

“Keyla senang ada kakak- kakak Apoteker datang kesini (SDN Margasana 1 – red), keyla jadi tahu kalau ada gempa dan akan tsunami kita harus bagaimana, terus seneng dapat hadiah”, tutur keyla sambil tersipu malu saat diwawancara wartawan Badakpos.com.

Salah satu staf pengajar SDN Margasana 1, Saptoni menyampaikan ungkapan terimakasih kepada tim ATB dan Mahasiswa yanh telah mengedukasi seluruh murid dan dewan guru.

“Semoga kita semua dan anak-anak menjadi lebih mengenal serta memahami hal-hal yang harus diperhatikan saat bencana”, Ujar Pria yang akrab di sapa entik singkat. (BP1).

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *