Bahaya: Lagu Cabul digandrungi anak-anak, Ternyata liriknya Begini.

0
35

Pandeglang, BadakPos.com– Melalui akun Instagram, seorang anak kecil bergoyang-goyang sedang melakukan aktivitas instastory. Dalam tayangan tersebut ia sedang makan di warung makan pinggir jalan dan di mall. Kemudian ia menuliskan kalimat ‘teringat terus lagu Despacito’.

Di tempat yang berbeda, seorang anak muda sedang dalam transportasi publik komat-kamit mendendangkan lagu. Lalu menyebut kata-kata ‘Despacito’. Apa sebenarnya Despacito itu?

Lagu itu ternyata milik penyanyi terkenal asal Puerto Rico, Luis Fonsi. Lagu ini memiliki dua versi, versi pertama dinyanyikan oleh Luis sendiri bareng (featuring) Daddy Yankee.

Sementara versi keduanya Luis menyanyikannya dengan Justin Bieber namun tetap featuring Daddy Yankee.

Lagu tersebut ternyata sedang hits dan digandrungi para remaja. Namun bagaimana dengan arti liriknya?

“Despacito”

Despacito
Pelan-pelan

Quiero desnudarte a besos despacito
Aku ingin melepaskan pakaianmu secara perlahan sambil menciummu

Firmo en las paredes de tu laberinto
Memasuki “dinding labirin” mu

Y hacer de tu cuerpo todo un manuscrito
Dan membut tanda diseluruh tubuhmu

Mengerikan bukan liriknya? Mengajarkan kepada kawula muda untuk melakukan seks (bebas).

“Miris sekali liat hampir semua kawula muda bahkan bocah di bawah umur menggilai Despacito tanpa paham arti liriknya yang cenderung mesum,” kata aktivis pemerhati anak” Aank Ahmed.

Jauh sebelum itu juga ada lagu Bang Bang yang dibawakan oleh Nicki Minaj, Ariana Grande and Jessie J yang mengajarkan hal yang tidak jauh berbeda.

Bang bang into the room (I know you want it)
Mengguncang ke dalam kamar (Aku tahu kau menginginkannya)

Bang bang all over you (I’ll let you have it)
Mengguncang sekujur tubuhmu (kan kubiarkan kau menikmatinya)

Dengan mendengar lagu-lagu secara sering maka otak akan merekam. Dan di bawah alam sadar ketika luang kita akan menyanyi dengan sendirinya tanpa kita sadari hingga kita akan bilang ‘eh gue kok nyanyi ini sih?’

Menurut Bunda Diana Deskorina, Pemerhati Anak dan sekaligus Ketua TAS (Taman Anak Sejahtera) Provinsi Banten mengatakan,
“Jelas ini dampaknya sangat negative bila mereka tau artinya, karena ada juga yang ga ngerti tapi sekedar suka irama musiknya. Kalo dampak dari sisi psikologisnya sangat buruk bila anak itu dari keluarga yang pola asuhnya tidak baik. Karena reaksi anak apapun itu positive atau negative tergantung pola asuh keluarganya. Bila keluarganya harmonis dan pola asuh yang demokratis serta pendidikan agama di keluarga tersebtu yang baik dan dilakukan sejak anak usia dini inshaAllah anak dapat menyaring budaya dari luar”. Ungkapnya

Scientifique di Perancis mengatakan bahwa otak pendengaran nampaknya lebih lentur dan lebih mudah mengenali dalam waktu singkat. Suara bising ternyata justru lebih mudah dibanding dengan suara yang halus. Menurut penelitiannya, belajar mendengar sesuatu secara berulang-ulang akan melatih otak 100 mengenali suara tersebut.

Jika lagu setidak seronok seperti Despacito atau Bang Bang sering diulang, maka memori anak muda akan terpenuhi dengan folder kotor. Dan itu akan teraplikasikan dalam perbuatan sehari-hari, minimal ada rasa kepo ingin mencoba hal yang baru. Mari hindarkan anak-anak dan saudara muda kita dari hantu ‘Despacito’ yang menghantui mereka sepanjang hari. (BP4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here