Bahaya Menghisap Rokok Elektrik

0
67

Meskipun pada awal kehadirannya rokok elektrik dianggap sebagai alternative pengganti kebiasaan merokok yang lebih sehat, namun ternyata hal ini banyak ditentang oleh badan-badan kesehatan dunia. China sendiri sebagai negara pertama yang memproduksi dan memasarkan rokok elektrik kini memberlakukan pelarangan terhadap produk ini.

WHO merilis sebuah laporan berisi anjuran untuk tidak menggunakan rokok elektrik di dalam ruangan karena produk ini bisa mengeluarkan racun seperti rokok biasa. Meski tidak mengeluarkan asap, uap rokok elektrik yang mengandung zat kimia berbahaya juga dapat menimbulkan polusi udara. WHO juga menganjurkan untuk tidak menjual rokok elektrik kepada orang-orang di bawah usia 18 tahun.

Begitu pula di Indonesia, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran adalah produk ilegal dan belum terbukti keamanannya. Menurut BPOM, rokok elektrik mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan menghasilkan senyawa nitrosamine. Senyawa tersebut dapat menyebabkan kanker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here