Baik buruknya Informasi Publik Pemerintah Derah, Tergantung Respon Masyarakat

0
1

Pandeglang, Badakpos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin menegaskan penyelenggaraan pelayanan publik merupakan bentuk pelayanan dasar Pemerintah dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat terkait kebutuhan pelayanan yang cepat dan mudah, demikian disampaikan Sekda Pery Hasanudin saat memberikan arahan kepada para peserta Forum Konsultasi Publik di Oproom Setda, Senin (30-12-2019).

“Penyelenggaraan pelayanan publik ini akan baik, apabila melibatkan masyarakat, mengapa demikian, agar masyarakat bisa mengevaluasi terhadap kinerja pemerintah, karena sekarang jamanya era keterbukaan informasi, jadi terkait pelayanan informasi publik harus di sampaikan secara akuntabel dan transparan, “kata Pery.

Menurut Pery baik dan buruknya pelayanan publik tergantung dari penilaian masyarakat itu sendiri, bukan baik menurut sendiri, jangan hanya berslogan pelayanan prima, efektif, transparan, akan tetapi wujud nyatanya hanya teori saja, karena indikator baik dan buruknya pelayanan informasi publik Pemerintah daerah, tergantung kepada respon masyarakat, “Pengaduan dan kritikan dari masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan kita jadikan bahan evaluasi kedepannya, dengan tujuan agar penyelenggaraan tata kelola pemerintahan dan pelayanan informasi publik kedepanya akan lebih baik lagi”, tuturnya.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Setda Hermawan mengatakan pelayanan informasi publik merupakan hal dasar pelayanan bagi masyarakat, tentunya Pemerintah daerah berkewajiban memberikan pelayanan yang optimal, “Konsultasi publik ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat terkait informasi publik, “katanya.

Ia menambahkan pihaknya dalam kesempatan ini juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para inovator yang telah berkontribusi di bidang pelayanan publik ada tiga orang yang meraih penghargaan ini diantaranya diberikan kepada Farid Fikri inovator dari Badan Kepegawaian dan Diklat sebagai inovator aplikasi E-Kinerja terintegrasi (Kikiping), peringkat kedua di raih Eval Arifal dari Diskomsantik sebagai inovator aplikasi Layanan Pengaduan berbasis web andriod (Bebeja) dan peringkat ketiga di raih oleh Abdul Latif dari Bagian Organisasi Setda sebagai inovator aplikasi sistem akuntabilitas kinerja pemerintah berbasis online (E-Sakip).

Kegiatan Forum Konsultasi Publik yang di gelar oleh Bagian Organisasi Setda diikuti seluruh perwakilan OPD, tokoh masyarakat, mahasiswa dan LSM. (BP1).

Komentar dibawah ini