Banyak Desakan Tokoh Ulama, A. Dimyati Ntk. Berniat Mundur Dari Sekjen PPP

0
47

Pandeglang, Badakpos.com Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai yang mendukung Ahok-Djarot saat akan maju di Pilkada Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. Oleh sebab itu, partai PPP mendapat sorotan dari berbagai kalangan khususnya para ulama, tidak terkecuali H. Achmad Dimyati Natakusumah yang merupakan tokoh asal Banten sebagai Sekjen PPP.

Akhirnya, Banyak desakan tokoh ulama kepada Achmad Dimyati agar mundur dari PPP karena sudah keluar dari khitahnya sebagai partai yang berasaskan islam, apalagi Achmad Dimyati sebagi Sekjen pusat PPP.

Akan tetapi, H. Achmad Dimyati Natakusumah mengaku, pada saat itu dirinya sebagai sekjen harus taat pada keputusan partai, serta tidak memiliki kewenangan penuh untuk menentukan dukungan kepada pihak manapun.

“Semua kewenangan ada di ketua umum, saya mengikuti apa yang diintruksikan oleh pemegang kebijakan,” kata H. Achmad Dimyati Natakusumah, kepada Badakpos.com, Selasa (1/8).

Menurutnya, alasan inilah yang mendasari dirinya untuk mengundurkan diri dari jabatan sekretaris jendral PPP. Selain itu, dirinya juga mendapat desakan dari para alim ulama agar meninggalkan partai PPP.

“Kemarin saya bertemu dengan para alim ulama pada acara haul almarhum Abuya K.H Ahmad Bustomi dan mereka (alim ulama-red) memberikan pendapat, agar saya memilih partai yang mendukung aspirasi umat muslim,” ungkapnya.

Achmad Dimyati Natakusumah menambahkan, apa yang disampaikan oleh para ulama merupakan sebuah titah yang harus dipatuhi. Karena kata dia, ulama adalah warisan para nabi.

“Kalu kita tidak nurut sama ulama, mau sama siapa. Ulama jelas pemimpin umat, jadi kita ikuti apa yang disarankan,” tambahnya.

Selain itu, seperti diakui H.Achmad Dimyati, banyak elemen yang melakukan demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi dari sejumlah elemen khususnya di Banten supaya dirinya keluar dari partai PPP, apabila tidak dapat mengaspirasikan kepentingan umat.

“Melihat penomena itu, saya ingin mencoba memohon petunjuk dengan istikhoroh, dan dalam waktu dekat akan saya putuskan. Ini sebagai komitmen saya, sebagai tanggung jawab kepada rakyat,” ujar H.A. Dimyati saat dihubungi melalui telpon selulernya.

Di pihak lain kritikan untuk PPP pun dilontarkan oleh Habib Bahar Bin Ali Bin Smith pada acara Haul K.H Ahmad Bustomi, Kata Habib, jika sebuah partai bukan partai islam tidak aneh mendukung pasangan Ahok-Djarot, tapi kalau partai islam harus dipertanyakan.

“Makanya segeralah bertaubat untuk partai islam yang mendukung paslon non muslim. Masih banyak pemimpin islam yang harus didukung,” kata Habib Bahar Bin Ali Bin Smith, dengan lantang mengucapkan itu saat memberikan tausiyah. (BP3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here