BAPPEDA LEBAK DORONG PEMANFAATAN DD UNTUK JALAN DESA

0
25

LEBAK – Buruknya infrastruktur jalan desa banyak ditemukan di Propinsi Banten, tidak terkecuali Lebak. Sering kita temukan keluhan atas buruknya infrastruktur jalan desa di media sosial. Kondisi jalan yang buruk jelas merugikan warga dan menghambat laju ekonomi pedesaan.

Pihak Bappeda Lebak secara aktif menanggapi semua keluhan ini dan berusaha menjelaskan situasi dan kendala-kendala yang dihadapi Pemkab Lebak untuk menyelesaikan masalah ini. Melalui akun facebook nya, Bappeda Lebak memohon maaf atas kondisi yang dialami warga dan mengakui keterbatasan Pemkab Lebak.

“Beberapa tahun ini pemda tengah fokus menuntaskan jalan strategis kabupaten yaitu ruas jalan Cikulur – Malingping melalui betonisasi sepanjang 66,6 Km. Bappeda Lebak. mengakui keterbatasan dan kelemahan terutama kapasitas fiskal yang masih rendah. Sebagai info, proposal panjang jalan desa yang masuk tercatat 5000 Km lebih, sementara kemampuan kami hanya bisa menganggarkan sebesar 50an M untuk 120 Km,” begitu dinyatakan Bappeda Lebak.

Selanjutnya Bappeda Lebak mengatakan bahwa sejak tahun 2007 hingga 2015, Pemkab Lebak telah menangani ruas  jalan sekitar 1500 km di seluruh pelosok Kabupaten Lebak, dan itu pun sebagiannya sudah kembali rusak. Pemkab Lebak juga selama ini telah menyumbang alokasi dana desa sekitar 122 M per tahun.

“Kami mendorong desa-desa agar menganggarkan peningkatan/perbaikan jalan desa. Dan fokus pada jalan-jalan yang menghubungkan antar desa atau kecamatan. Kemudian kami juga mencari sumber pendanaan lain seperti CSR perusahaan dan pemerintah pusat,” ungkap Bappeda Lebak.

Bappeda Lebak selama ini telah mendorong desa menggunakan dana desa mereka untuk memperbaiki infrastruktur jalan karena jalan merupakan urat nadi perekonomian desa.

“Anggaran desa bisa untuk peningkatan jalan. Penggunaan anggaran diatur melalui mekanisme APBDes untuk jalan desa, sarpras air bersih, kegiatan ekonomi dan sebagainya. Pembahasan APBDes itu dilakukan oleh semua stakeholder desa. Untuk mengetahui apakah jalan itu masuk dianggaran atau tidak, bisa langsung ditanyakan ke desa,” jelas Bappeda menanggapi keluhan warga Lebak. (Sumber : Bappeda Lebak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here