Baru Mulai Bisnis Online? Yuk Simak Apa saja Yang Harus di Persiapkan

0
7

Oleh : Adi Fikri Humaidi

Penulis adalah : Digital Marketing Strategist Orlin Indonesia, Trainer & Motivator Bisnis.

Belanja online saat ini sudah menjadi gaya hidup kebanyakan orang. Kalau ditanya dari 100 orang, mungkin hanya 2 atau 3 orang saja yang belum pernah melakukan transaksi atau belanja via online. Itu artinya bisnis online sudah menjadi gaya hidup yang suka atau tidak suka saat ini sudah menjadi trend.

Hampir semua jenis usaha saat ini sudah dipasarkan melalui online (Go Online). Para pengusaha baik pengusaha yang jualan jasa maupun jualan barang saat ini sedang berusaha memasarkan jualannya memalui media online, facebook, instagram, marketplace dan lain-lain. Bahkan para pelaku pemasaran digital, content creator, dan website developer sedang kebanjiran order dari para pelaku bisnis yang ingin Go Online.

Saya sendiri, sejak terjun menjadi pelaku usaha yang memasarkan produk melalui media online sering sekali mendapat pertanyaan dari teman-teman yang tertarik ingin menjadi pengusaha secara online, baik secara langsung maupun dari seminar ataupun workshop yang saya isi.

Persiapan Bisnis Go Online

Setidaknya ada 3 hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis secara online. Walaupun secara prakteknya bisa lebih banyak persiapan yang harus dilakukan. Tapi secara garis besar saya membagi kedalam 3 bagian penting, diantaranya; Produk, Tools, dan Pelayanan.

Produk

Saat memutuskan untuk menjadi seorang pedagang, tentu hal yang harus dipikirkan pertamakali adalah ‘saya mau jualan apa?’. Ada banyak produk yang bisa kita jual, saking banyaknya kalau kita tidak memutuskan dari awal kita mau jualan apa, bisa-bisa kita dibikin pusing dengan pilihan produk yang akan kita jual. Saran saya, pilihlah produk yang market atau peminatnya itu luas. Semakin luas target pasar dari produk yang kita jual, maka semakin mudah kita memasarkan produk tersebut. Target pasar adalah sasaran dari produk kita, kepada siapa produk tersebut akan kita tawarkan.

Untuk produknya sendiri kita bisa dengan mudah mencarinya di internet, melalui media sosial atau melalui market place. Di era digital saat ini asal kita telaten mencarinya kita bisa dengan mudah menemukan supplier bahkan produsen dari berbagai jenis produk yang bisa kita jual.

Hal terpenting yang harus di lakukan saat kita sudah mendapatkan produk yang akan kita jual adalah kenali betul produk tersebut dari mulai bahan, bentuk, warna, bahkan rasa kalau itu berupa makanan. Hal penting terkadang di lupakan oleh para pemain Reseller atau Dropshiper produk. Terkadang banyak yang hanya tahunya menjual saja, tanpa pernah merasakan dan tahu produk yang di jualnya, sehingga ketika ada complain atau protes karena produk yang di jual tidak sesuai dengan gambar yang di tampilkan saat iklan di media sosial.

Tools

Tools atau alat dalam berjualan online itu beraneka ragam, selain smartphone, tools juga bisa berupa aplikasi seperti facebook, market place, atau website.

Pilih tools yang mudah kita pelajari dan banyak orang yang pake. Karena tools tersebut nantinya akan menghubungkan kita dengan calon pembeli produk yang kita jual.

Saya sendiri saat ini melakukan promosi mungkin 90 persennya masih menggunakan facebook. Alasannya senderhana, facebook digunakan oleh hampir kebanyakan orang, aplikasinya mudah di pahami, dan jangkauannya luas, serta kebanyakan target market dari produk yang jual itu kebanyakan pengguna aktif facebook. Facebook sendiri ada dua macam, ada facebook pribadi, yang kapasitas pertemanannya hanya sampai 5.000 orang, dan ada juga fanpage, yaitu berupa halaman yang disediakan facebook untuk kita, kalau fanpage kita yang harus aktif mencari follower, semakin makin banyak follower semakin luas produk kita dikenal orang. (Pembahasan tentang Fanpage akan kita bahas di lain kesempatan).

Pelayanan

Nah, yang terakhir ini bagian dari eksekusi saat kita sudah punya produk dan tools yang kita gunakan. Pelayanan adalah kunci keberhasilan dari sebuah transaksi jual beli. Sebenarnya hampir tidak ada bedanya pelayanan dalam offline maupun online. Bedanya hanya tidak bertatap muka secara langsung, sehingga ekspresi dari penjual dan pembeli tidak terlihat, apakah dia lagi bahagia atau lagi gak mood.

Yang perlu di perhatikan soal pelayanan dalam bisnis online adalah soal kecepatan dan ketepatan dalam menjawab pertanyaan. Lama sedikit saja, calon pembeli kita akan mencari penjual lain yang banyak berseliweran di media sosial. Yang terpenting soal pelayanan ini adalah kejujuran, keterbukaan dan kesabaran.

Jangan ragu untuk memberikan diskon atau bonus kalau dirasa perlu untuk menarik calon pembeli kita. Pembeli mana yang tidak suka saat dikasih bonus atau harga diskon. Buatlah calon pembeli kita merasa di spesialkan.

Masukan untuk teman-teman. Kalau kita bukan termasuk orang yang sabaran, perlu dipertimbangkan untuk merekrut seorang admin yang bisa melayani calon pembeli kita dengan sabar dan telaten.

Yups. Segitu saja dulu ya tulisan saya hari ini, semoga bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan untuk teman-teman yang mau jualan online. Selamat mencoba, sukses dan berkah selalu jualannya ya.

Komentar dibawah ini