Batik Kendago Asal Jiput Hadir Ramaikan Pasar

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Kecamatan Jiput kabupaten Pandeglang, tepatnya Desa Sukacai, kini mrmiliki produksi batik.bernama Kendago, kepanjangan dari kendang dan goong berdasarkan informasi yang didapat Badakpos.com pada Jumat, (6/3).

Kepala desa Sukacai, Samian saat ditemui menjelaskan badakpos.com, bahwa batik ini kenapa dinamakan Kendago, karena kendang dan goong salah satu kearifan lokal yang sampai saat ini masih dipertahankan.

“Pada umumnya di wilayah desa Sukacai, tiap ada acara pesta tidak lepas dari kendang pencak atau kendang dan go’ong(kendago), maka dari itu merek batik juga Kendago,” tutur Samian.

Masih dikatakan Samian, “walau produksi batik ini baru berdiri, tetapi pesanan mulai ada, berharap ke depannya instansi yang ada di wilayah kecamatan Jiput bisa menggunakan produk batik dari Kendago, apa itu perangkat desa, pegawai kecamatan, pekerja Puskesmas dan para guru,” pungkasnya.

Ditemui ditempat yang sama, Ani pengelola batik Kendago menuturkan, bahwa baru sejak januari 2020 produksi rumahan ini berdiri.

“Untuk saat ini sudah memproduksi 30 potong batik, anggota kelompok batik Kendago baru sekitar 7 orang dan itu punya tugas masing masing, ada yang bagian mencuci, mencetak serta menulis batik, mewarnai dan menjemur,” imbuh Ani.

Ditambahkan Ani, “kami masih tahap belajar, maka kami terus mencari ide dan campuran warna yang bisa diterima pasar, untuk saat ini baru punya cetakan gambar Kendang dan go’ong serta badak, rencana kedepan pingin punya cetakan daun dan buah melinjo juga motif bunga, biar banyak variasi,” Katanya.

Masih dikatakan Ani, untuk saat ini harga batik Kendago sekitar Rp 170 ribu per potong, ini juga para tetangga sudah ada yang pesan untuk taplak meja, tetapi belum bisa terpenuhi, pasalnya masih terkendala permodalan juga tenaga ahli.

“Saat ini rencana penuhi pasar wilayah kecamatan Jiput dulu, baru wilayah kecamatan lain di kabupaten Pandeglang itu kedepanya,” pungkas Ani. (BP1).

Komentar dibawah ini