Baznas Provinsi Banten, Serahkan Hewan Kurban Untuk Korban Gempa Panjangjaya

Pandeglang, badakpos.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten dengan program Kurban Berdayakan Desa berikan hewan kurban, adapun hewan kurban tersebut merupakan titipan donatur untuk diserahkan kepada korban yang terdampak gempa bumi yang berlokasi di Pandeglang, bertempat di Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang Senin, (12/8).

Kurban Berdayakan Desa merupakan program Pemberdayaan, yang digagas oleh BAZNAS untuk mendorong perputaran ekonomi serta memberikan manfaat dari masyarakat yang ada diperkotaan untuk masyarakat yang ada didaerah Pedesaan. Kegiatan ini dapat menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat khususnya peternak di Pedesaan melalui pemberdayaan peternak Desa.

Adapun Hewan kurban dibeli dari pemberdayaan peternak di Desa, lalu didistribusikan untuk warga Desa yang membutuhkan. Hal itu tentu akan mendorong perputaran roda ekonomi dan peningkatan gizi yang dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang ada di Desa.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Banten Moh. Suhri Utsman, mengatakan Tahun ini BAZNAS Provinsi Banten menyalurkan titipan hewan kurban sebanyak tujuh ekor kambing dan satu ekor kerbau dari para donatur yang menitipkan hewan kurbannya kepada BAZNAS Provinsi Banten. “Alhamdulillah pada hari ini telah kami salurkan enam ekor kambing dari BAZNAS Provinsi Banten, dua ekor kambing dan dua ekor sapi titipan dari BAZNAS RI untuk korban terdampak bencana gempa bumi bertempat di Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang yang akan didistribusikan kepada empat kampung yaitu Kampung Situgaru, Kampung Sawah, Kampung Panjangjaya dan Kampung Kadupandak” paparnya.

Masih dikatakan Suhri, sebelumnya BAZNAS Provinsi Banten juga telah menyalurkan titipan kurban tepat pada Hari Idul Adha 1440 H (11/8) yaitu satu ekor kambing disalurkan di Kemang, Kota Serang dan satu ekor kerbau di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. “Sehingga total kami menyalurkan sebanyak tujuh ekor kambing dan satu ekor kerbau dari BAZNAS Provinsi Banten, dua ekor kambing dan dua ekor sapi dari BAZNAS RI” tuturnya.

Masih dikatakan Suhri, ada pun pelaksanaan kurban tahun ini, dari BAZNAS Provinsi Banten mencoba untuk mengurangi penggunaan plastik dengan memilih menggunaan daun pisang dan besek anyaman bambu untuk mendistribusikan hewan kurban. “Kami tidak menganjurkan menggunakan kantong plastik berwarna hitam. Hal itu lantaran kantong plastik warna hitam dinilai berbahaya dan tidak ramah lingkungan” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, tentu belum bisa mengurangi sepenuhnya penggunaan kantong plastik, karena untuk proses pendistribusiannya saja masih ada beberapa rumah yang menggunakan plastik. “Sehingga untuk memudahkan pembawaan besek anyaman bambu kepada para penerima manfaat kami masih menggunakan kantung plastik berwarna putih” paparnya.

Salah satu penerima hewan Kurban Jasrip mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menitipkan hewan kurbannya kepada BAZNAS Provinsi Banten. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak ibu yang telah memberikan hewan kurbannya pada kami, semoga menambah keberkahan kepada bapak ibu sekalian, sukses selalu untuk para donatur BAZNAS Provinsi Banten” tutupnya. (BP-10)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *