Berangkat Dari Pedagang Kerupuk Keliling, Kini Punya Sendiri

Pandeglang, Badakpos.com – Sukses dan tidaknya usaha seseorang tergantung milik serta ketekunan pribadi orang tersebut, banyak warga yang sukses tetapi tidak lama kemudian bangkrut dan begitu pula sebaliknya.

Hal ini pula yang dialami salah satu pengrajin kerupuk rumahan asal kecamatan Pagelaran, luka-liku perjalanan usahanya yang tidak mulus.

Dengan usaha yang dibarengi ketekunan serta kedisiplinan ini salah satu kunci sukses seseorang dalam menggeluti usaha apapun, dikatakan Sayepuloh pengrajin kerupuk ke badakpos.com Kamis(15/11).

Masih kata Sayepuloh, beberapa tahun lalu ia dengan menggunakan sepeda berkeliling ke kampung-kampung untuk berjualan kerupuk.

“Setelah menikah ia beralih strategi, bukan saja berdagang tetapi sekaligus merintis jadi pengrajin kerupuk”, ungkap Sayepuloh.

Menambahkan Sayepuloh, dulu untuk membuat kerupuk selalu dengan cara manual, kini dengan modal pinjaman dan tabungan ia sudah bisa membeli dari mesin cetak kerupuk hingga openan yang semi moderen.

“Yang penting dalam usaha apapun jangan pernah putus asa, serta pegang amanah(kepercayaan) baik itu pihak Bank atau perorangan yang telah meminjamkan modal buat usaha”, tutup Sayepuloh.

Berdasarkan pantauan badakpos.com, ada beberapa pengrajin kerupuk sudah mulai tutup usahanya, karena banyak persaingan, terutama masuknya bahan kerupuk mentah(babangi biasa disebut mereka) dari luar Banten yaitu dari Jawa. (Bp11)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *