Berenang Di Pantai Gorengan Caringin, Bisa Sembuh Dari Penyakit?

0
23

Pandeglang, BadakPos.com- Banyak isu atau rumor yang beredar di masyarakat, bahwa jika berenang di pantai gorengan desa Caringin kecamatan Labuan dikala dini hari, bisa sembuh dari berbagai penyakit.

Tetapi kebenaranya perlu di buktikan dengan berbagai penelitian secara ilmiah, dan air laut di pantai tersebut mengandung unsur apa.

Sementara itu salah pengelola warung nasi di lokasi tersebut, bernama Eneng mengatakan, bahwa setia selasa dan jumat dini hari sekitar pukul 02.00 Wib banyak warga yang berenang untuk terapi di pantai gorengan.

Terutama pada jumat dini hari banyak sekali warga yang melakukan renang untuk terapi dari berbagai penyakit, diantaranya warga dari Cibaliung, pulosari serta lainya, ucapnya pada sabtu (27/3/2021).

Dilanjutkan Eneng, “rata-rata warga yang melakukan renang itu punya keluhan penyakit stroke ringan, asam urat dan saraf kejepit.”

Masih dikatakan Eneng, “dan ternyata hasilnya bisa menyembuhkan dari beberapa penyakit setelah beberapa kali melakukan renang di pantai itu.”

Dan informasi tersebut menyebar dari mulut ke mulut di masyarakat, sehingga banyak warga yang berdatangan untuk melakukan renang di pantai gorengan itu saat dini hari pada selasa atau jumat, tuturnya.

Adapun Eneng dengan adanya banyak tamu yang berkunjung bersyukur, karena nasi uduknya laris di beli mereka setelah usai renang di pantai, katanya.

Ia berjualan nasi uduk dengan berbagai lauk, seperti panggang ayam dan daging kerbau serta tempe dan telor saban hari menjelang shubuh, dan m
saat siang hari dagangan terjual habis, tegasnya.

Tetapi saat ini banyak saingan pedagang nasi wuduk dengan cara keliling atau di asong, sehingga mengurangi pendapatan pedagang yang mangkal atau warung, pungkasnya.

Terpisah, salah satu warga Labuan bernama Sahri menuturkan, bahwa ia punya keluhan penyakit rematik, tetapi setelah sering melakukan renang di pantai gorengan penyakit yang ia derita berkurang.

Biasanya ia renang satu minggu sekali, dan saat pagi hari setelah shalat subuh, tambahnya.

“Kalau warga dari jauh, biasanya setelah renang, mereka akan membawa pulang air laut dari pantai itu dengan menggunakan jerigen atau kompan, lanjut Sahri.”

Dan mereka bilang “saat di rumah, air laut tersebut akan direbus sampai hangat kuku, lalu digunakan untuk merendam telapak kaki sebelum tidur, pungkasnya.” (BP2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here