Berikut Penjelasan Kadishub, Terkait Pembangunan Bandara Bansel

0
7

Pandeglang, Badakpos.com- Pembangunan Bandara Banten Selatan di Pandeglang nampaknya tidak akan dibangun pada tahun ini. Pasalnya, saat ini masih menunggu hasil penetapan lokasi (penlok) dari pihak ketiga.

 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan sempat mengusulkan agar Bandara Selatan dikeluarkan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan alasan ketiadaan lahan di wilayah Kecamatan Panimbang. Hal itu kemudian membuat Bupati Pandeglang menemui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) guna mendapatkan izin pemanfaatan lahan Perum Perhutani seluas 1.500 hektar di Kecamatan Sobang.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari lahan seluas 1.500 hektar, sekitar 540 hektar digunakan sebagai landasan, sementara sisanya digunakan untuk membangun fasilitas penunjang lainnya.

“Kalau bandara sekarang di perubahan anggaran ada penlok baru ya penetapan lokasi, baru di sekitar itu saja, perbaikan penlok. Perbaikan penlok berarti ada perencanaan ya tapi tetap wilayahnya Bandara Banten Selatan,” beber Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang Tata Nanzar, (18/08/2017).

 

Ia melanjutkan, selain wilayah Kecamatan Sobang yang akan dijadikan lahan bandara, wilayah Kecamatan Mekarsari juga dijadikan sebagai alternatif, sehingga tidak ada kepastian Kecamatan Sobang dijadikan lahan bandara.

“Belum tentu Kecamatan Sobang, nanti disurvei ulang, baik Mekarsari maupun Sobang disurvei ulang nanti konsultan yang menyatakan layak atau tidaknya,” ungkapnya.

 

Saat ditanya terkait kendala yang dialami dalam pembangunan bandara, pihaknya mengaku hingga saat ini belum ada kendala yang berarti karena masih menunggu hasil survei. “Kendala sementara ya menunggu konsultan aja,” tutup Tata. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here