Bersama Mendes Pada CEO Forum, Irna : DD Dorong Kemajuan Desa

Jakarta, Badakpos.com – Bupati Pandeglang Irna Narulita diundang oleh salah satu Stasiun TV swasta (Metro TV) mendampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo dalam acara CEO Forum, Selasa (10/7).

Acara ini mengusung tema “Menuju Desa Incorporate”, yang dipandu oleh Kania Sutisnawinata dan Rhenald Kasali. Selain itu narasumber lainnya adalah Irwan Tirtariyadi CEO PT Central Proteina Prima Tbk, dan Imam Subowo Dirut. Mitra Bumdes Nusantara.

Salah satu pembahasan dalam acara CEO Forum yang ditayangkan oleh Metro TV adalah penyaluran Dana Desa untuk memajukan Desa. Menurut Bupati Irna Narulita hadirnya Dana Desa jelas sangat membantu dalam kemajuan dan kemandirian desa. “Pandeglang termasuk kedalam daerah tertinggal. Dari 326 Desa, saat ini tinggal 75 desa di Pandeglang yang masih tertinggal, perkembangan ini tentu salah satu dampak dari hadirnya Dana Desa,” kata Irna.

Selain untuk pembangunan infrastruktur, Irna mengungkapkan bahwa Dana Desa juga dapat mendorong kemajuan perekonomian di desa melalui dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “BUMDesa ini bisa menjadi Off Taker bagi hasil Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) dan hasil pertanian yaitu jagung,” ungkapnya.

Irna memastikan, tidak hanya itu, peran BUMDes yang merupakan program unggulan Kemendesa, sekarang sedang mengupayakan agar Prukades yang dikelola dapat masuk di toko-toko modern. “Disini perlu pendampingan dari mulai pengolahan hingga kemasan, sehingga prukades layak dipasarkan toko modern atau swalayan,” tutupnya.

Sementara Menteri PDTT Eko Puto Sandjojo mengungkapkan, jika pertumbuhan yang baik tanpa penurunan kemiskinan, akan mengakibatkan distabilitas sosial. Dan bicara pengentasan kemiskinan, tentu kantongnya ada di Desa. “Oleh sebab itu Bapak Jokowi memprioritaskan pembangunan dimulai dari pinggiran,” kata Eko Sandjojo

Menurut Menteri Eko, kurang lebih ada 33.592 desa tertinggal di Indonesia. Untuk mendorong kemajauan Desa, pemerintah menggulirkan Dana Desa agar Desa jadi maju dan mandiri. “Ribuan juta, bahkan triliunan pemerintah mengucurkan anggaran untuk pembangunan melalui dana desa. Tahun pertama 2015 dana desa digulirkan sebesar Rp. 20,67 Triliun, tahun 2016 Rp. 46,98 Triliun, tahun 2017 Rp. 60 Triliun, ini semua digulirkan untuk kesejahtetaan masyarakat desa,” ungkapnya.

Terkait penyerapan, Menteri Eko meyakini terus alami peningkatan, tahun pertama dia mengatakan mencapai 82,72%, kedua 97,65%, dan tahun ketiga 98,41%. “Contoh keberhasilan dari dana desa yang menarik adalah terbangunnya jalan sepanjang 127 ribu km diseluruh Indonesia, terbangunnya embung, Bumdes, adanya Prukades dan sarana olahraga di Desa,” pungkasnya.(Bp3)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *