Birthing Ball Pada Persalinan Kala Bukaan

0
7

 

Oleh : Ika lustiani, S.ST,. M.Kes

Penulis adalah : Dosen STIKes Salsabila Serang

Sejatinya persalinan merupakan proses alamiah yang terjadi pada seorang wanita. Persalinan menurut Prawirohardjo tahun 2002 adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. Secara umum seorang wanita pada proses persalinan merasakan nyeri yang luar biasa, jika tidak ada masalah maka dokter atau bidan memperbolehkan ibu untuk memilih posisi yang paling nyaman, banyak cara yang dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri pada saat persalinan terutama pada proses bukaan seperti memanfaatkan birthing ball.

Birthing ball adalah bola berukuran cukup besar dengan bentuk yang menyerupai bola gym. Bedanya, ukuran birthing ball jauh lebih besar, kira-kira bisa mencapai tinggi 65-75 cm setelah dipompa, dirancang khusus supaya tidak licin saat digunakan di lantai (Setiaputri, 2018). Birthing ball mempunyai sifat yang elastis sehingga tidak menyebabkan rasa sakit pada tubuh ibu selain itu mempunyai banyak warna sehingga dapat menyesuaikan dengan karakter dari setiap ibu yang akan melakukan proses persalinan, harapannya hal seperti ini dapat menghibur dan mengalihkan perhatian ibu. Jangan lupa, penting bagi ibu untuk memilih birthing ball yang nyaman dan pas dengan tinggi badan ibu.

Manfaat yang akan dirasakan oleh ibu bersalin dengan bukaan pada saat memposisikan tubuh dengan birthing ball diantaranya adalah mengurangi rasa nyeri kontraksi, meredakan kecemasan dan stress dan karena posisi ibu dalam keadaan tegak membuat ibu merasa lebih nyaman dan membantu turunnya bagian terendah janin.

Cara penggunaan birthing ball pada proses persalinan kala bukaan harus dipandu dan diawasi oleh dokter atau bidan untuk memastikan ibu dalam keadaan baik dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. American College of Obstetricians dan Gynecologists memiliki rekomendasi menghentikan latihan atau olahraga ini apabila ibu berada dalam situasi sebagai berikut : Faktor risiko untuk persalinan premature, Perdarahan per Vagina, Ketuban pecah dini, Serviks Incopetent, Janin Tumbuh lambat, hipertensi, diabetes gestational, riwayat penyakit jantung atau kondisi pernapasan (asma), riwayat persalinan premature, plasenta previa dan plasenta previa.

Menurut Yessie Aprilia tahun 2019 yang merupakan praktisi yoga dalam kebidanan, banyak cara atau tehnik yang dapat dilakukan dengan birth ball diantaranya :

Duduk di Birthing Ball
Duduk lembut bergoyanglah maju mundur pada birthing ball atau goyang inul ini akan membantu meringankan rasa sakit kontraksi. Duduk lurus di atas bola maka gaya gravitasi bumi akan membantu janin atau bagian terendah janin untuk segera turun ke panggul. duduk pada birthing ball dan bersandar di kursi di depan Anda maka memungkinkan Anda untuk bersantai dan memungkinkan pasangan Anda untuk menggosok punggung atau memijat sepanjang tulang belakang Anda bahkan melakukan endorphin massage di punggung Anda disela kontraksi selama proses persalinan.  Duduk di birthing ball memberikan dukungan perineum dan otot panggul tanpa tambahan banyak tekanan dengan demikian dapat merangsang dilatasi dan memperlebar outlet panggul.

Duduk dan Bersandar Birthing Ball
Duduk nyaman di atas bola dan membungkuk ke tempat tidur atau kursi adalah cara yang nyaman untuk beristirahat di antara kontraksi. Posisi ini membantu mengurangi tekanan dari sendi sacroiliac. Hal ini memungkinkan ibu untuk bersantai di kelompok otot tertentu.

Berdiri dan Bersandar Birthing Ball
Ketika bola ditempatkan di tempat tidur atau kursi ibu bisa bersandar ke atas bola. Ini dapat membantu Anda untuk melakukan goyangan panggul dan mobilitas. Posisi ini juga dapat mengurangi tekanan pada punggung, pinggang dan tulang ekor sehingga Anda tidak merasakan terlalu sakit.

Berlutut dan Bersandar Birthing Ball
Ibu bisa berlutut di atas bola di lantai, mendorong gerakan panggul yang mungkin membantu janin posterior berubah menjadi posisi yang benar untuk dilahirkan. Jika bayi ibu ditempatkan dalam posisi oksiput posterior (bagian depan) ibu bisa membantu memutar bayi dengan memposisikan dirinya berlutut di lantai dan bersandar di atas bola. Melakukan goyang inul atau goyangan panggul dalam posisi ini dengan menyelipkan panggul Anda, akan membantu meringankan sakit punggung selama kehamilan dan persalinan.

Jongkok dan Bersandar Birthing Ball
Bola persalinan akan mendukung posisi ibu ketika jongkok untuk memperluas outlet panggul. Latihan jongkok berdiri dengan bola diantara punggung dan dinding dengan kaki sedikit lebih dari lebar pinggul, dapat membantu memperluas outlet panggul dan mempercepat turunnya bagian terendah janin serta membantu menguatkan kaki.

Dokter atau bidan yang mendampingi proses persalinan selain memandu juga bisa ikut memberi bantuan tambahan. Misalnya memijat atau tindakan lainnya yang bisa membuat ibu lebih nyaman. Hasil penelitian Fitria pada tahun 2019 melaporkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat nyeri dan kecemasan ibu yang menggunakan birthingball. Sebesar  66% ibu bersalin melaporkan bahwa tingkat nyeri persalinan berkurang, 84 % mengatakan dapat mengurangi nyeri kontraksi, dan 79 % mengatakan dapat mengurangi nyeri punggung. Birthing ball efektif dalam mengurangi nyeri dan kecemasan persalinan serta mempercepat kala persalinan.

Istilah banyak jalan menuju roma ini dapat dijadikan pegangan bagi seorang ibu yang sedang dalam proses persalinan terutama kala bukaan dalam mencari solusi mengurangi rasa nyeri kontraksi dan merasakan kenyamanan dalam persalinan normal. Birthing ball wajib ibu coba untuk mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan dalam menyambut sang buah hati.

Komentar dibawah ini