BKD Tunggu Hasil P3K, Keputusan Kemenpan-RB

0
0

Pandeglang, badakpos.com – Hasil kelulusan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dianggap Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang masih gantung. Pasalanya, hingga saat ini hasilnya tak kunjung ada kepastian bakal diumumkan.

Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta memaparkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kejelasan yang pasti dari Kemenpan-RB soal pengumuman kelulusan yang mengikuti seleksi PPPK. “Itu kan urusan Pemerintah Pusat. Memang dulu itu ada informasi awal yang kami terima bahwa hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 11,12,13 Maret kemarin. Nyatanya hingga saat ini kami tunggu-tunggu, belum ada juga,” ungkap Fahmi, Rabu (20/3).

Fahmi pun menambahkan, agar mendapatkan kepastian waktu pengumuman hasil, pihaknya tengah mengutus tim BKD untuk berkoordinasi langsung kepihak Kemenpan-RB. “Hari ini (Rabu) saya sudah mengutus dua orang untuk mempertanyakan kepastian pengumumannya. Mudah-mudahan tidak terkatung-katung lagi, soalnya sudah banyak yang mempertanyakan ke kami,” tambahnya.

Selain berkoordinasi persoalan tersebut, pihaknya juga tengah mengkoordinasikan ada 4 orang peserta yang nomor NIK di KTP namanya tidak sesuai dengan yang tertera di KTP. Kemungkinan masalah tersebut yang menyebabkan terjadinya keterlambat informasi. “Kami komunikasi dengan Kemenpan-RB kaitan dengan formasi ada berapa nomonatif peserta yang double NIK KTP-nya, ternyata bukan yang bersangkutan NIKnya. Kami belum tahu informasinya seperti apa, kan tim kami hari ini sedang ke Kemenpan RB-Red. Paling besok kami baru mengetahui informasinya,” tuturnya.

Masih dikatakan Fahmi, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Disdukcapil meminta surat keterangan bahwa yang bersangkutan memang benar warga Pandeglang yang mengikuti seleksi PPPK, hal itu dilakukan agar data 4 orang tersebut bisa dilakukan verifikasi administrasi oleh Kemenpan-RB. “Yang jelas kami kemarin mengkomunikasikan 4 orang teman kita yang ikut seleksi PPPK nomor NIKnya ini double, jadi nama yang bersangkutan tidak sama namanya. Ada yang menggunakan KTP sebelum elektrik ada juga yang menggunakan KTP elektrik tapi tidak sama,” tuturnya.

Kasubid Pengembangan dan Perencanaan Karir pada BKD Pandeglang, Furkon menambahkan, selain belum tahu kapan kejelasan informasi itu didapat. BKD juga belum mengetahui indikator penilaian yang digunakan oleh Kemenpan-RB untuk menentukan kelulusan para peserta.”Kami belum tahu besaran nilai yang menjadikan peserta lulus. Karena itu semua yang mengondisikan dan menentukan pihak Kemenpan-RB. Makanya, hal ini juga bakal kami koordinasikan,” tutupnya. (BP-10)

Komentar dibawah ini