BMKG Sebut Gempa Banten Berstruktur Gelombang

0
3

Pandeglang, badakpos.com – Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang, Suwardi menyebutkan bahwa perjalanan gelombang dan struktur geologis suatu gempa sangat memengaruhi dampak dari gempa tersebut. Begitu juga kondisi bangunan yang terdampak gempa, semakin kokoh bangunan tersebut, maka dampak dari gempa semakin kecil.

Suwardi mengakui, sebagian rumah warga di Kecamatan Mandalawangi memang tidak begitu kokoh, bahkan terdapat rumah yang tidak memilik tiang penyanggah sehingga rentan terdampak gempa. “Perjalanan gelombangnya dan struktur geologisnya, efeknya juga berpengaruh. Selain itu, ada efek amplitudo sehingga efeknya lebih besar,” paparnya.

Suwardi menambahkan, potensi tsunami dan gempa bumi di Selat Sunda sangat besar karena terdapat penyusupan lempeng atau subduction Indo-Australia yang merupakan penggerak benua dan menyebabkan gempa bumi. “Memang kalau dilihat potensi di Selat Sunda banyak sekali, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau seperti tsunami tahun lalu,” tambahnya.

Lebih lanjut Suwardi, pihaknya meminta agar semua pihak harus menyiapkan diri menghadapi bencana karena Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap bencana. “Edukasi tentang kebencanaan perlu ditingkatkan sehingga jika masyarakat mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, maka akan sangat mengurangi risiko terhadap bencana,” tutupnya. (BP-10)

Komentar dibawah ini