BPOM Temukan Bahan Makanan di Pandeglang Mengandung Zat Berbahaya

Pandeglang, badakpos.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Serang menemukan sejumlah bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Hal itu diketahui saat BPOM melakukan monitoring terhadap berbagai jenis makanan yang beredar di Pasar Badak Pandeglang.

Sebanyak 26 sampel makanan diuji oleh tim pengawas dari BPOM, hasilnya 6 jenis makanan diduga mengandung bahan berbahaya seperti Rhodamin B dan Formalin. Dua kandungan itu terdapat di jenis makanan cincau, terasi, mie, dan tahu.

Kepala BPOM Serang, Faizal Mustofa Kamil mengatakan, enam jenis makanan yang diuji menunjukkan adanya kandungan zat berbahaya. “Namun untuk memastikan zat apa saja yang terkandung dalam makanan tersebut, pihak akan membawa ke kantor BPOM untuk dilakukan uji laboratorium lebih mendalam,” ujarnya saat diwawancara langsung oleh wartawan badakpos.com.

Setelah ditemukan makanan mengandung zat berbahaya, para pedagang telah diberi pembinaan. Bahkan BPOM juga akan menelusuri produsen dari produk-produk itu. Karena diyakini, makanan sejenis beredar pula di pasar lain. “Kalau BPOM tidak hanya (memantau) bulan puasa. Bulan biasa juga tetap kami pantau. Cuma memang bulan puasa peredaran makanan mengandung bahan berbahaya cukup banyak,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pandeglang, Pery Hasanudin mengungkapkan makanan yang didugan mengandung zat berbahaya itu telah disita dari penjualnya. Supaya tidak kembali diperjual belikan kepada masyarakat. “Para pedagang pun sudah diperingatkan agar tidak kembali menjual barang dagangan yang sama. Termasuk produsennya kami ingatkan jangan mengirim barang itu lagi,” jelasnya.

Pery meminta pemantauan seperti ini terus dilakukan untuk menjami kualitas makanan di pasaran. Karena ia menegaskan bahwa hak konsumen harus dilindungi. “Saya harap BPOM bisa melakukan monitoring seperti ini secara rutin. Karena mungkin masih banyak yang menjual makanan dengan kandungan zat berbahaya,” tutupnya. (BP-10)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *