Budaya “Gaur” Bangku, Masih Melekat

0
70

Pandeglang, Badakpos.com – Budaya rebutan tempat duduk dan meja saat siswa baru hendak masuk sekolah masih melekat di masyarakat saat ini. Bahkan untuk para siswa baru datang kesekolah berlomba – lomba untuk lebih awal.

Pasalnya, jika datang kesekolah terakhir bukan tidak mungkin mendapatkan tempat duduk atau meja peling belakang. Hal ini terjadi di beberapa Sekolah Dasar (SD), salah satunya di SD Negeri Kadomas Tiga.

Sabut saja Ruminah (38) warga Kampung Jajawai yang anaknya hendak masuk SD kelas satu. Dirinya, (Ruminah-red) rela datang lebih awal kesekolah, bahkan saat pintu gerbang sekolah masih dikunci.

“Ternyata saya datang bukan paling awal. Pas saya datang sudah ada tiga wali murid lainnya yang duduk di depan sekolah,” kata Ruminah, saat ditemui pihak badakpos, Senin (17/7).

Tardi (40) warga Kampung Curugnganggur, orang tua siswa lainnya yang juga akan memilihkan bangku untuk anaknya mengatakan, jika kita tidak datang lebih awal biasanya kebaguian tempat duduk paling belakang.

“Kalau di belakang saya tidak mau, karena anak – anak jauh dari pandangan guru pengajar jadi lebih banyak bercanda ketimbang belajar. Makanya saya memilihkan tempat duduk paling depan biasanya,” ungkap Tardi.(Bp3)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here