BUPATI PANDEGLANG : SEBA BADUY MENYIRATKAN PESAN MORAL YANG MENDALAM

0
35

PANDEGLANG –  Seba Baduy mungkin memang lebih terasa gaungnya di Kabupaten Lebak mengingat wilayah adminsitrasi warga Baduy yaitu Desa Kanekes memang berada di wilayah Kabupaten Lebak.  Namun ternyata, warga baduy juga memiliki keterikatan dengan Kabupaten Pandeglang sehingga mereka menyempatkan diri untuk singgah di Pendopo Kabupaten pandeglang guna menyerahkan symbol hasil bumi mereka kepada pemimpin daerah di Pandeglang.  Sebelum ke Pemprov Banten, Jaro Saidi dan warga baduy lainya singgah di Pendopo Pandeglang untuk menyerahkan hasil bumi, dan diterima langsung Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, Sabtu ( 29/4).

Bupati Hj. Irna Narulita mengatakan, seba baduy ini memberikan pesan moral yang mendalam. Hal itu dilihat dari pesan yang mereka sampaikan bahwa kelestarian alam dan lingkungan harus di jaga.

“Selain dari hasil bumi yang kita ambil, tentu kelestarian hutannya harus dijaga untuk kelangsungan ekosistem lainya dan menjaga terjadinya bencana alam akibat dari erosi,” disampaikan Bupati Hj. Irna saat menerima seba di Pendopo Pandeglang.

Jumlah warga baduy yang melakukan seba ke Pandeglang kali ini kurang lebih sebanyak 50 orang dipimpin oleh seorang pemimpin baduy, Jaro Saidi.   Di depan bupati, Jaro Saidi mengatakan, seba ini tradisi turun – temurun (kokolot) dimana warga baduy turun gunung untuk memberikan hasil bumi kepada para penggede termasuk di Pandeglang.  Jaro Saidi juga  mengingatkan untuk menjaga kelestarian alam di Banten – Pandeglang.

” Jaga Gunung Karang, Aseupan, Pulosari, Madur, dan Leuwueng, laut supaya alam lestari jauh dari bahaya,” katanya.

Hadir dalam acara ini Inspektur Inspektorat Iskandar, Staf Ahli bidang Ekonomi E. Andi, dan Kadis Pendidikan Salman Sunardi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ramadani, dan Sekdis Kominfo Nurhasan. Setelah dari Pandeglang, seba baduy akan dilanjutkan berjalan menuju Pemprov Banten. (BP-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here