Bupati Pandeglang : Segera Identifikasi, Mitigasi, dan Rencana Aksi Untuk Penangulangan Bencana Banjir

0
17

Pandeglang, Badak Pos – Bupati Pandeglang Hj.Irna Narulita didampingi Pejabat Sekda Pandeglang Ferry Hasanudin membuka acara Focus Group Discusion (FGD) pencegahan bencana banjir di Kabupaten Pandeglang, Rabu (10/5) di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan Focus Group Discusion merupakan wahana identifikasi, mitigasi serta menentukan rencana aksi penangulangan bencana banjir di Sungai Ciliman, Cilemer, dan Sungai Cipunten Agung dengan berbagai bentuk dukungan program dan kegiatan sesuai dengan kewenangan organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdapat pada lokasi banjir.

 

Bupati Pandeglang Hj.Irna Narulita saat acara FGD menyampaikan bencana banjir yang sering melanda di Kabupaten Pandeglang berdampak pada produktivitas hasil padi dan sebagainya di 11 Kecamatan mengalami hambatan, sehingga menimbulkan kerugian yang sangat besar, maka sudah seharusnya perlu dilakukan mitigasi bencana dan solusi yang terintegrasi, sehingga areal yang produktif dapat diantisipasi dan tidak merugikan masyarakat.

Irna menambahkan dalam penanganan banjir di Kabupaten Pandeglang diperlukan kerjasama antara Pemerintah Daerah, Provinsi, serta Pemerintah Pusat dalam penangananya, “kita harus duduk bersama dan berbagi tugas mana kewenangan Pemerintah Daerah, Provinsi,Pemerintah Pusat sehingga apabila kita saling bersinergi dapat menghasilkan solusi yang tepat dalam penanganan banjir”, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang Kurnia Satriawan mengatakan Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Pandeglang pada tahun 2017 sebanyak 11 Kecamatan yang terkena banjir berdampak kerugian yang signifikan bagi masyarakat, untuk itu perlu adanya solusi yang tepat untuk mengatasi banjir dalam penangananya, “maka dari itu harus di susun rencana aksi penanggulangan banjir yang komprehensip sehingga dapat terwujudnya percepatan penanganan banjir secara bertahap dan berkelanjutan”, katanya.

Peserta yang diundang dalam acara FGD penanganan bencana banjir di Kabupaten Pandeglang sebanyak 55 orang terdiri dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Pemerintah Kabupaten Lebak, para Camat di 13 Kecamatan, dengan mendatangkan narasumber World Waternet dari Negeri Kincir Angin Belanda.(BP3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here