Camat Labuan Sikapi dengan Tanggap Cuaca Ekstrem

0
33

Dengan kondisi cuaca hujan disertai angin melanda wilayah kecamatan Labuan dan sekitarnya dalam dua hari ini, aktivitas warga pun sempat terganggu. Terutama bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan, berdasarkan pantauan pada kamis (1/4/2021).

Bahkan tadi pagi sekitar pukul 8.30 jalan utama atau jalan Jendral Sudirman, ada beberapa titik yang digenangi air dampak dari hujan sejak tadi malam hingga pagi tadi.

Dan terlihat beberapa perahu para nelayan labuan di sungai ciputeun agung atau dekat jembatan Teluk, berjajar serta diikat pakai tambang ke pohon kelapa di lokasi itu.

Sementara itu camat Labuan, Ace Jarnuji saat dihubungi melalui pesan whatsApp menuturkan, dengan adanya kondisi cuaca seperti ini. Ia menghimbau ke warga sekitar yang berprofesi sebagai nelayan, jangan dulu melaut, tegasnya.

“Bagi para nelayan labuan jangan dulu berangkat ke laut atau melaut untuk mencari ikan, harus lihat situasi. Karena kuatir curah hujan tinggi disertai gelombang besar,” tambahnya.

“Dengan cuaca hujan terus -menerus dari kemarin, saya menghimbau kepada warga kecamatan Labuan, jaga kewaspadaan dan hati-hati,” masih dikatakan Camat.

Bahkan kemarin(rabu, 31/3)telah terjadi musibah tanah longsor di kampung kanyere desa Cigondang, kuatir ada longsor susulan, tambahnya.

“Apalagi wilayah kecamatan Labuan rawan banjir, terutama desa Teluk, dan tidak menutup kemungkinan di desa lainya, maka harus waspada,” pungkas camat.

Terpisah, salah satu nelayan sekitar bernama Sapri menuturkan, bahwa ia sudah selama dua minggu ini tidak berangkat melaut, apalagi sudah dua hari ini kondisi cuaca hujan disertai angin.

Karena hasil tangkapan ikan tidak sebanding dengan biaya perbekalan, dilanjutkan Sapri.

Bahkan perahu satu lagi yang dibawa Rijal, sudah dua kali berangkat ke laut, tidak mendapatkan hasil alias kosong atau nendo(bahasa biasa mereka, red), pungkasnya. (BP11).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here