Cegah Penularan Covid-19, BSMI Tebar Handwash Unit

0
1

Pandeglang, Bdakpos.com – Di tengah tantangan kesehatan global dengan munculnya wabah COVID-19 yang telah ditetapkan sebagai Pandemi oleh WHO, BSMI terus berupaya melakukan usaha pencegahan untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 ini dengan menebar handwash unit hingga ke peloksok Banten.

Hengki Suryo Winoto Sekretaris umum BSMI Banten, menyampaikan, seperti yang kita ketahui bersama bahwa, semakin hari korban akibat Pandemi Virus Corona menurut data semakin bertambah, kini hampir menyeluruh ke pelosok Indonesia, termasuk daerah terpencil yang jauh dari perkotaan.

Dengan keprihatinan tersebut kami (BSMI-red) melakukan aksi aksi kemanusiaan, diantaranya menebar handwash, pemberian paket sembako bagi masyarakat miskin terdampak covid-19, memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, masker, dan suplemen untuk tenaga medis di puskesmas-puskesmas dan instansi kesehatan di wilayah provinsi Banten”, jelasnya.

Selain barang dan obat-obatan, Hengki juga menyampaikan bahwa BSMI Banten juga telah menerjunkan Tim Psikosial dengan para Psikolog Ahli untuk pendampingan para pasien maupun masyarakat yang terdampak Covid-19 secara langsung, dengan nomor telepon yang bisa diakses masyarakat yang membutuhkan pendampingan Psikology.

“Alhamdulillah hari ini (31/05), BSMI Banten memberikan bantuan Handwash unit ke salah satu puskesmas peloksok Pandeglang, yakni Pukesmas pulosari, yang mana bantuan tersebut merupakan amanah donasi dari Jamaah Masjid Al Ittihad Tebet Jakarta”,tutur Hengki.

Hengki juga menjelaskan, bahwa dirinya dan tim BSMI sengaja memilih Lokasi di puskesmas pulosari karena wilayah tersebut merupakan daerah  Zona Kuning untuk Covid-19.

Satu unit Handwash dengan wastafel, di terima langsung oleh Kepala Puskesmas Pulosari Bidan Neti.

“Terima kasih kepada Masjid Al Ittihad dan BSMI Provinsi Banten yang selama ini selalu mendukung dan memberikan dukungan moril yang tidak hentinya memberikan bantuan kepada kami”, ujar Bidan Neti.

“Kegelisahan dan kekhawatiran kami tenaga medis yang jauh dari kota ini di masa awal pandemi, Alhamdulillah terobati dengan bantuan APD dari BSMI sebelum bantuan dari pemerintah datang. ” lanjut Neti yang telah mengabdi sejak tahun 1995 di Puskesmas Pulosari.

Hengki juga menambahkan, tebar hand wash unit dari BSMI ini hingga ke berbagai lokasi di daerah pelosok ini akan terus berlanjut.

“Direncanakan daerah selanjutnya adalah di Cigobang lokasi terdampak bencana di Lebak. yang menurut info yang dilaporkan oleh relawan BSMI kembali terkena banjir, Lokasi dengan medan yang terjal dan licin, direncanakan BSMI akan menurunkan mobil kemanusiaan BSMI Double Gardan untuk menembus wilayah tersebut”, tutup Hengki. (BP1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here