Dampak Musim Kemarau, KTNA Ingatkan Petani Hemat Air

Pandeglang, badakpos.com – Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pandeglang mengingatkan kepada petani untuk lebih berhemat dalam menggunakan air. KTNA menyebutkan, dampak kekeringan akibat kemarau masih akan terjadi hingga beberapa bulan ke depan.

Ketua KTNA Pandeglang, Anton Khaerulsamsi mengungkapkan, ketersediaan air saat ini semakin menipis. Menipisnya pasokan air dan hujan yang tak kunjung nampak, rasanya masih lama untuk dirasakan. “Salah satu langkah yang harus dilakukan petani yakni kalau ada air, harus menghemat. Kebiasaannya, ketika ada air mereka cenderung terus mengaliri sawah. Padahal bisa disiasati dengan secara bertahap jadi tidak boros air,” tutur Anton, Kamis (12/9).

Lebih lanjut, Anton mengatakan kini banyak petani yang akhirnya menganggur karena sawah mereka sudah mengering. Sementara sebagian lagi masih bertahan dengan mengalihkan tanamannya kejenis holtikultura yang tidak membutuhkan banyak air seperti ketimun dan sayur mayur lainnya.”Paling dialihkan ke holtikultura. Namun bagaimana pun juga, jika holtikultura, hasilnya juga tetap kurang baik karena asupan air kurang,” lanjutnya.

Anton pun menambahkan, belum bisa menyebutkan jumlah petani dan luas areal sawah yang terdampak kekeringan. Pasalnya pihak pun perlu menunggu pendataan dari masing-masing KTNA tingkat kecamatan. Adapun pihaknya memastikan, daerah yang selama ini menjadi lumbung pangan seperti Sobang, Panimbang, dan Cigeulis sudah mengering sejak beberapa waktu lalu. “Rencananya pada Minggu mendatang kami baru akan melakukan pertemuan dengan para petani untuk membahas kondisi terkini dan solusi yang akan dilakukan,” tutupnya. (BP-10)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *