Dengan Kerelaan & Kondusif, Pedagang Pasar Labuan di Tertibkan Petugas Gabungan

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Menciptakan pasar Labuan sebagai pasar tradisional di Labuan yang bersih, indah, nyaman, aman dan sejahtera, bukan hanya cita-cita masyarakat, namun hak itu juga catatan impian yang ingin diwujudkan oleh mereka para pedagang pasar, dengan penuh kerelaan dan berjalan kondusif bersama petugas gabungan, pedagang pasar memenuhi komitmennya yang sudah dibuat dengan pemerintah daerah untuk pindah ke lantai 2 Bangunan Plaza Labuan, Senin (3/8).

Camat Labuan Ace Jarnuji mengapresiasi Bentuk kesadaran yang lakukan oleh para pedagang pasar Labuan, “ini luar biasa patut ditiru oleh para pelaku pasar lainnya diseluruh kota yang sedang berkembang”, terangnya.

“Pedagang pasarpun meminta agar kami pihak pemerintah dan petugas gabungan mengawal konitmennya hingga tuntas, sehingga tidak ada lagi para pedagang liar yang mengganggu keindahan yang sudah dibuat ini,” kata Ace.

“Nantinya dikanan dan kiri jalan sudah tidak ada lagi parkir kendaraan sehingga memakan badan jalan, agar penggunaan trotoar sebagai hak bagi para pejalan kaki bisa difungsikan,” terang Ace.

Ace juga menyampaikan, dirinya mengapresiasi para pedagang yang sudah membentuk Paguyuban pedagang lantai 2 Plaza Labuan, “kedepan mereka akan memegang peran penting pada pengelolaan pasar tradisional milik Pemerintah Daerah bersama dengan pihak pengelola pasar dalam bentuk pola kemitraan,” jelas Camat Ace.

“Oleh karenanya di setiap pasar tradisional perlu dibentuk paguyuban pedagang, sehingga tugas pihak pengelola pasar menjadi lebih ringan mengingat pada umumnya pengelola memiliki keterbatasan jumlah personil dan dana yang tersedia,” ungkap Ace.

Camat Ace juga menambahkan, bahwa Pembentukan paguyuban pedagang di pasar-pasar tradisional di kebanyakan kota-kota besar relatif mudah dilakukan, bahkan ketika paguyuban ini sudah berdiri para pedagang sudah mampu mengembangkan paguyubannya sehingga paguyuban dapat dengan cepat bertindak ketika dihadapkan permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas berdagang. Misalnya dalam penanganan permasalahan sampah, parkir kendaraan.

“Keberhasilan kita hari ini jangan lalu dibuat bangga karena tantangan kedepan tentu lebih sulit menghadapi permasalah yang akan terjadi, maka dari itu saya mengajak semua pihak untuk terus mengawal demi Labuan yang kita cintai menjadi daerah tujuan wisata belanja yang nyaman,” tutup Camat Labuan.

 

Pengelolaan Sampah dan Parikir

Untuk permasalahan sampah, kasi retribusi Disperindagpas Pandeglang A.Yana Wijaya, menerangkan bahwa, nantinya paguyuban pedagang langsung bertindak mencari jalan ke luarnya, sekalipun belum mendapatkan arahan dan dukungan dari pihak pengelola pasar.

“Bahkan seringkali dijumpai, paguyuban telah bertindak lebih maju, yaitu mengajukan proposal tentang penanganan sampah pasar dan membentuk satuan petugas sampah beserta pendanaannya yang ini semua ditanggung oleh paguyuban pedagang, sebelum pihak pengelola meminta partisipasi para pedagang pasar untuk berperan serta dalam penanganan masalah sampah,” ungkap Yani.

Saat ditanya mengenai lahan yang akan dipakai untuk parkir kendaraan roda dua di areal Plaza Labuan sudah ada mekanisme dan aturannya, siapapun berhak asal siap dengan aturan yang ada. jelas Yana.

Ditempat yang sama, Kapolsek Labuan Kompol Nono, ketika dimintai komentarnya terkait pemindahan Labuan, mengatakan, pihaknya hanya sebatas pengamanan dan terus mendorong dan mengajak masyarakat Labuan untuk menciptakan Labuan yang indah, bersih sebagai daerah pariwisata yang maju, cantik dan aman.

“Ini juga tugas kita bersama antara muspika dan seluruh stakeholder dalam. Mewujudkannya”, ungkap Kompol Nono.

Subhan Toif selalu ketua paguyuban juga meminta Organisasi sosial PERAK untuk terus mendampingi mereka sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan Labuan yang Indah. Termasuk mempromosikan dengan event event yang bisa menarik pengunjung untuk datang ke Plaza Labuan. (BP1).

Komentar dibawah ini