Di Bawah Tekanan Harga Bahan Baku Yang Tinggi, Pengrajin Kerupuk Tetap Bertahan   Ini Alasannya

Pandeglang, Badakpos.com – Sampai saat ini harga tepung tapioka (aci) dipasaran masih tinggi, sedangkan itu merupakan bahan baku atau kebutuhan utama untuk pembuatan kerupuk. Namun harga tinggi tidak menggoyahkan Sayepuloh untuk memproduksi kerupuk karena sebagai mata pencaharian guna kelangsungan hidupnya.

Berdasarkan informasi yang di dapat Badakpos.com dilapangan, sampai saat ini belum ada tanda tanda akan turun harga tepung tapioka tersebut. Dan ada beberapa pengrajin kerupuk yang masih bertahan dalam situasi seperti ini, juga ada yang libur dulu dari usaha rumahan ini.

Sementara Sayepuloh pengrajin kerupuk asal kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang menuturkan saat ditemui dilokasi, bahwa sudah dari empat bulan harga tepung tapioka melambung, “Harga aci dipasaran makin melambung, sedangkan untuk penjualan kerupuk tidak dapat menaikkan harga seenaknya, harus ada proses dan pemahaman ke tiap warung langganan, takutnya mereka pada kapok”, tutur Sayepuloh, Senin (13/8/2018).

Masih kata Sayepuloh,   untuk mengatasi itu semua, para pengrajin kerupuk bermusyawarah untuk ambil sikap, kesepakatan yang didapat bahwa panca Idul Fitri tidak ada lagi harga eceran Rp. 500 tetapi harus Rp. 1000 perbuah atau perbiji, ‘ Ini hasil kesepakatan kami para pengrajin kerupuk agar tidak merugi,” ungkap Sayepuloh.

Sayepuloh menambahkan, ternyata dalam penerapannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, sebab ada  beberapa wilayah yang menolak harga eceran Rp 1000, akhirnya harga tetap eceran tetap Rp 500, “Akan tetapi ukurannya yang diperkecil, semoga pihak pemerintah segera ambil sikap untuk bisa mengstabilkan harga tepung tapioka dipasaran,” harap Sayepuloh.

Terpisah, Ene pengrajin kerupuk sari ikan di Labuan menuturkan, bahwa dengan melonjaknya harga tepung tapioka (aci) dipasaran sangat membuat repot para pengusaha kerupuk rumahan seperti dirinya. Untuk mengatasi itu semua, dia merubah ukuran kerupuk sedikit diperkecil tetapi rasa kelejatan yang dipertahankan, “Saya berharap dengan begitu tidak akan membuat kecewa para pelangganya, sebab konsumen atau pembeli adalah raja,” akunya.(Bp-MG)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *