Didampingi Polda Banten dan TNI, Ketua DPRD Banten Janji Tindak Lanjuti Hasil Aksi Buruh.

0
0

Serang, Badakpos.com – Ketua DPRD Banten Andra Soni didampingi parat kepolisian dari Polda Banten dan TNI,  berjanji  dihadapan massa aksi damai serikat buruh/pekerja terkait penolakan Omnibus Law akan menindak lanjuti hasil aksi buruh, ke Pemerintah Pusat, di DPRD Provinsi Banten. Selasa (3/3/2020).

Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Polres Jajaran bersama TNI melakukan pengamanan aksi damai serikat buruh/pekerja terkait penolakan Omnibus Law, di DPRD Provinsi Banten. Selasa (3/3/2020).

Aksi damai buruh di Provinsi Banten terkait UU Omnibus Law berlangsung tertib dan kondusif. Di beberapa titik, terpantau buruh dari bebagai aliansi menyuarakan aspirasinya dengan damai

aksi damai yang dilakukan saudara saudara para serikat buruh /pekerja tentang penolakan rencana omnibus law Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Cipta Lapangan Kerja oleh buruh di Banten.

pengamaman Aksi damai buruh di pimpin oleh Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roem taat, S.I.K yang di bantu oleh para pju dan kapolres jajaran

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata menyampaikan bahwa aksi damai buruh berlangsung aman dan kondusif di Banten.

“Alhamdulillah berlangsung aman dan kondusif. Kawan-kawan buruh menyampaikan pendapat dengan tertib dengan pengamanan yang humanis dari TNi Polri, dan forkopimda banten,” kata Edy.

Terakhir ia menyampaikan berkat kerjasama yang baik antara TNI, Polri, serikat buruh dalam aksi damai berjalan aman dan kondusif

“kapolda Banten mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman serikat buruh dan pekerja serta terimakasih kepada seluruh petugas pengamanan baik dari TNI, Polri, Pol PP dan Dishub telah bertugas melayani aksi dami dengan ikhlas dan sabar.” Ujarnya.

Pimpinan DPRD Banten Andra Soni menerima langsung Perwakilan buruh dari aliansi buruh provinsi banten untuk melakukan audiensi

dalam audiensi bersama perwakilan buruh menyampaikan aspirasi terkait RUU Omnibus Law dan kesejahteraan buruh, hasil kajian bersama RUU Omnibus Law, ada kerentanan terhadap keselamatan kerja buruh, serta menolak RUU Omnibus Law, khususnya cluster ketenagakerjaan karena itu akan mendegradasi perlindungan dan kesejahteraan buruh.

Ketua DPRD Banten Andra Soni menemui buruh di depan gedung DPRD Banten. Dalam kesempatan tersebut politisi Partai Gerindra tersebut berjanji akan menyampaikan aspirasi buruh kepada pemerintah pusat.

“Kami akan tindak lanjuti aspirasi dari rekan-rekan buruh. Kami akan layangkan surat rekomendasinya,” kata Andra Soni.

Usai menyampaikan aspirasi tersebut, buruh yang melakukan aksi damai mulai membubarkan diri dengan tertib dan aman. (BP1).

Komentar dibawah ini