Diduga Palsukan Dokumen Di Musda KNPI, PDI Akan Tempuh Jalur Hukum.

0
1

Pandeglang, Badakpos.com – Buntut kekisruhan pada Musyawarah Daerah (Musda) ke XV KNPI Periode 2020-2023 Kabupaten Pandeglang (26/7), OKP Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) akan tempuh jalur hukum atas ditemukannya pemalsuan dokumen administrasi yang ditengarai menjadi salah satu pemicu kekisruhan.

Dede Sulaeman Ketua Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Pandeglang mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan pemalsuan dokumen OKP ke pihak yang berwajib, dikarenakan dirinya tidak merasa memberikan mandat rekomendasi kepada salah satu balon ketua KNPI untuk dijadikan suatu syarat mutlak pencalonan.

“Kami organisasi PDI Pandeglang akan segera melaporkan ke pihak yang berwajib untuk mengusut dugaan pemalsuan dokumen OKP PDI,” ungkapnya, Senin (27/7/20)

Lanjut Dede menyampaikan, persoalan ini tidak boleh dibiarkan dikarenakan akan merusak citra terhadap organisasi kepemudaan di Pandeglang, dari sisi pemalsuan dokumen administrasi perbuatan tersebut sama halnya melawan hukum.

“Pemalsuan dokumen tersebut sudah melanggar tentu kami dari PDI akan laporkan persoalan ini, untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dalam penangananya,” pungkasnya

Selain itu, ia mengatakan karena Kongres Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) di Solo Jawa Tengah pada 7-9 Desember 2018 lalu, itu sebuah undangan yang ditujukan kepada organisasi PDI Pandeglang yang diketuai oleh (Dede Sulaeman-red) untuk mengikuti acara kegiatan tersebut dan itu bisa dijadikan bukti nyata terhadap organisasi PDI Pandeglang itu benar adanya.

“Karena kegiatan kongres tersebut itu jelas yang di undang saya sebagai Ketua PDI Pandeglang, namun kenapa ada oknum yang memanfaatkan OKP PDI di Pandeglang dan akan saya laporkan,” tegasnya.

Sementara itu, Jajat Permana mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima SK mandataris pada Musda KNPI Kabupaten Pandeglang melainkan bukan kepengurusan utuh terhadap organisasi Pemuda Demokrat Indonesia.

“Saya hanya menerima SK mandataris tersebut pada 17 Juli 2020, namun saya juga menyadari bahwa saya bukan pengurus Pemuda Demokrat Indonesia Pandeglang, silahkan saja langsung untuk menghubungi yang telah memberikan SK kepada saya” katanya. (BP1).

Komentar dibawah ini