Dihujani Kritik DPR, Dimyati : Seleksi Calon Hakim Agung Harus Transparan & Terukur

Jakarta, Badakpos.com – Rapat dengar Pendapat DPR RI dengan Komisi Yudisial dengan agenda seleksi calon Hakim Agung dan Calon Hakin Ad Hoc Mahkamah Agung dihujani keritik tajam oleh hampir semua anggota komisi III DPR RI.

Para anggota memberikan catatan terkait proses seleksi hakim agung diantaranya meminta Komisi Yudisial untuk lebih memperhatikan profesionalisme dalam melakukan seleksi dengan membuat standar kompetensi dan kepribadian, skoring serta parameter track record calon hakim agung dan calon hakim ad hoc pada Mahkamah Agung.

Anggota DPR RI Dapil Banten 1, Dimyati menyatakan, Perlunya dalam seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc menentukan scoring yang jelas dan transparan, sehingga dapat terukur mana calon hakim yang memiliki kompetensi yang layak.

“Selain itu harus juga dibuat standarnya agar para calon hakim mengetahui kompetensi apa yang harus mereka miliki dan persiapkan”.Ujar Dimyati saat menyampaikan pandanganya, di ruang rapat DPR, Rabu (15/1).

Dalam RDP tersebut Komisi Yudisial mengusulkan 6 nama calon hakim agung, diantaranya, Soesilo, S.H., M.H, Dr. Dwi Sugiarto, S.H., M.H, Dr. Rahmi Mulyati, S.H., M.H, Drs. Busra,S.H., M.H, Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, S.H., M.H, Dr. Sartono, S.H., M.H., M.Si, Dr. Agus Yuniato, S.H., M.H, Ansori, S.H., M.H, Dr. Willy Fabrianto, S.H., M.Hum, Sugianto, S.H., M.H. (BP1).

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *