Direktur RSUD Berkah : Yang Sudah Divaksin Masih Harus Tetap Jaga 3 M

0
32

 

Pandeglang, Badakpos.com – Walaupun telah disuntik vaksin covid-19, bukan berarti bebas beraktivitas, protokol kesehatan mesih tetap harus di jaga dengan menerapkan 3 M, hal tersebut disampaikan direktur RSUD Berkah Pandeglang dr. Kodiat Juarsa saat pelaksanaan vaksinasi kedua bagi para Dokter dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di aula RSUD Berkah, Senin (8/2).

Hadir memantau proses vaksinasi tahap II, Bupati Pandeglang Irna Narulita yang berharap, penyuntikan bisa berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. “Semoga bisa berjalan baik, lancar dan aman,” ungkap Bupati Irna.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menanyakan kepada para dokter dan Forkopimda yang divaksin tahap II terkait pasca dari vaksinasi. “Gimana apakah ada kendala atau ada masalah saat divaksin tahap I dan II,” ucap Irna.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban hadir untuk disuntik vaksin covid 19 tahap II. Ia berharap masyarakatpun tidak usah takut untuk divaksin covid 19.

“Nanti pada gelombang tiga dan empat dikisaran bulan maret akan diagendakan penyuntikan untuk masyarakat, tahap pertama ini untuk pejabat publik dan tenaga kesehatan terlebih dahulu,” Ujar Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban usai divaksin covid 19 tahap II.
Dikatakan Tanto, mengapa pejabat publik dan nakes tahap pertama karena tugasnya mengawal proses vaksinasi covid 19, sehingga kata dia, kecenderungan terkonfirmasi potensinya cukup besar. “Nanti awal bulan maret masyarakat harus siap yah, jangan takut ini kewajinan dari pusat untuk seluruh masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran covid 19,” ujarnya.

Masih kata Tanto, perlu diketahui bersama bahwa vaksin ini gratis dari Pemerintah. “Vaksin ini secara gratis dan sudah dikui halan oleh MUI, insya Allah ini aman,” pungkasnya.

Sementara Komandan Kodim 0601 Pandeglabg Letkol Kav Dedi Setiadi mengatakan, bahwa dirinya tidak ada keluhan yang terjadi saat dirinya divaksin covid 19 tahap I dan II. “Alhamdulillah normal – normal saja, gak ada masalah baik yang pertama ataupun yang kedua, mudah – mudahan ini dapat meningkatkan imun tubuh kita,” ujarnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan penyuntikan vaksin covid tahap II untuk para dokter difokuskan di RSUD. Hal ini kata dia, tim Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) bertugas di RSUD Berkah. ” Dokter spesialisnya memang bertugas disini, jadi kita lebih mudah,” kata Dewi.

Ia juga berharap, penyuntikan vaksin covid 19 tahap II diharapkan mencapai 100%, sehingga kata Dewi, bisa mendapatkan kekebalan yang maksimal baik bagi individu maupun kelompok. “Dokter dan Forkopimda yang sudah disuntik sebanyak 91, namun tadi ada tambahan 1 yakni kepala Pengadilan Negeri (PN) yang baru,”jelasnya. (BP1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here