Ditanya Mengapa Tak Penuhi Undangan Bawaslu, Irna Bilang Begini

Pandeglang, badakpos.com – Bupati Pandeglang Irna Narulita, diundang oleh Badan Pengaeas Pemilu (Bawaslu) untuk dimintai keterangan soal dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Irna menilai, langkah Bawaslu memanggil pejabat Pandeglang untuk dimintai klarifikasi hanya untuk mencari panggung dan terkesan genit. “Jadi saya sampaikan Bawaslu jangan genit, jangan mau tampil, jangan mau cari nama. Kalau memang ada kesalahan, sebutkan kesalahannya apa. Kan klarfikasi, klarifikasi apa?” kata Irna usai menghadiri kegiatan Musrenbang di Kecamatan Labuan, Rabu (13/2).

Irna terlihat geram dengan sikap Bawaslu yang beberapa hari belakangan, menggilir sejumlah pejabatnya untuk dimintai keterangan. Parahnya menurut Irna, pemanggilan itu tidak melalui izin darinya terlebih dahulu. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan temuan Bawaslu dan laporan dari masyarakat, soal adanya dugaan keberpihakan ASN terhadap salah satu Caleg DPR RI, Dimyati Natakusumah, yang tak lain adalah suami Irna Narulita.

Masih dikatakan Irna, ada beberapa camat dan Kepala Dindikbud sudah dimintai keterangan oleh Bawaslu untuk menjelaskan soal dugaan tersebut. Termasuk Ketua Forum Koorwil Dindikbud dan Ketua PGRI Pandeglang. “Bawaslu tidak boleh memanggil camat tanpa sepengetahuan dan seiizin bupati. Kalau camat dan Kadis yang dipanggil Bawaslu, dia (Bawaslu) harus izin ke bupati. Jangan membuat gaduh,” kata Irna dengan nada tinggi.

Sedianya, pada hari ini Bawaslu juga sudah mengagendakan kembali dengan mengundang Irna Narulita untuk memberikan klarifikasi. Mengingat namanya tercantum dalam laporan yang disampaikan masyarkat. Namun Irna tak hadir dan memilih melakukan kunjungan kerja ke Labuan. “Harus bisa memilah waktu-waktu produktif. Padahal kita lagi Musrenbang. Saya apresiasi Bawaslu tapi jangan terlalu genit, jangan mau cari panggung manggil-manggil seenaknya,” tukas Irna mengingatkan.

Irna mengklaim, selama ini sudah melakukan pembinaan kepada abdi negara untuk menjaga netralitasnya dalam Pemilu. “Saya sudah memberikan surat edaran untuk netralitas ASN. Saya sampaikan juga pembinaan kepada ASN juga sudah. Ini pembinaan yang kedua, kurang apa lagi?,” tanya bupati. (BP-10)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *