DP2KBP3A Sosialisasikan Peran Perempuan Dalam Pembangunan Dan Partisipasi Politik.

1
11

Pandeglang, Badakpos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemeberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3) terus melakukan sosialisasi dan motivasi, terkait masih minimnya peran perempuan dalam pembangunan.

Dalam rangka memotivasi kaum perempuan terutama dibidang pembangunan, DP2KBP3A melakukan kegitan pemetaan potensi organisasi dan lembaga masyarakat yang berperan dalam pemberdayaan perempuan, malalui pelatihan pemahaman berorganisasi.

Kepala Dinas DP2KBP3A Pandeglang Didi Mulyadi menyampaikan dalam sambutanya, bahwa, kaum perempuan perlu terus di arahkan peranya.

“Kehadiran kaum perempuan bukan hanya menjadi mitra permerintah dalam melaksanakan pembangunan, akan tetapi kehadiranya pun dirasa sangat memberikan kontribusi positif”, ujar Didi.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula Riz Hotel Pandeglang (22/11) tersebut, menghadirkan keterwakilan organisasi perempuan dari berbagai organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Selain itu, kegiatan seminar tersebut juga menghadirkan para pemateri dari tokoh perempuan dilingkungan Kabupaten Pandeglang.

Salah satu tokoh perempuan yang juga menjabat sebagai kepala bidang pemberdayaan perempuan Enong Iroh, menyampaikan, “peran perempuan dalam pembangunan dibeberapa sektor di Kabupaten Pandeglang masih minim, padahal jika mengacu pada data jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibanding laki – laki”, ujar Enong saat diwawancara.

“Bisa kita lihat dalam kenyataanya dilapangan, jumlah pejabat esselon dua masih minim, jumlah kaum perempuan di parlemen khususnya Anggota legislatif di Pandeglang masih sangat minim”, tutur Enong.

Salah satu peserta pelatihan yang juga sebagai sekertaris umum Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Pandeglang, Isuti Rachman, menyampaikan apresiasinya terhadap dinas penyelenggara kegiatan, menurutnya (Isuti-red) peran perempuan harus terus didorong dan dimotivasi.

“Kehadiran kaum perempuan bukan hanya menjadi syarat pelengkap dalam regulasi berpolitik, namun kaum perempuan juga memberikan warna tersendiri baik dalam kancah pembangunan ekonomi maupun dalam perpolitikan di daerah”, tutup Isuti singkat”.(BP1).

1 COMMENT

Komentar dibawah ini