Dulu Senang Utak-Atik Mobil, Kini Bertani, Ini Alasan Bahrudin.

Pandeglang, Badakpos.com – Belasan tahun lalu, pria yang satu ini sangat menggandrungi modifikasi kendaraan, baik mobil angkutan kota (angkot) maupun pribadi.

Seiring berjalannya waktu, kini pria tersebut yang bernama Bahrudin, asal kecamatan Carita Pandeglang, beralih profesi sebagai Petani, berdasarkan informasi yang didapat Badakpos.com pada kamis (7/11/2019).

Ini juga bukan secara kebetulan, akan tetapi dengan segala pertimbangan juga kebutuhan dan memanfaatkan lahan sawah yang ada secara maksimal dalam pertanian, tutur Bahrudin saat dihubungi melalui telepon oleh Badakpos.com.

Bahrudin melanjutkan, bahwa dalam bertani banyak pengetahuan dan pengalaman yang ia dapat, dari mulai menanam padi, jagung, kedelai, singkong, tebu hingga berkebun cabai.

“Ternyata, dalam bertani itu harus didukung dengan alat sistem pertanian (alsintan), diantaranya mesin penyedot air (alkon), jonder atau TR 4, combine, mesin tanam, bibit unggul, penumpukan yang tepat, racun untuk hama juga saluran irigasi yang memadai,” terang Bahrudin.

Masih kata Bahrudin, kedepannya ia ingin mengeluti pasca panen, sebab lahan persawahan di wilayah kabupaten Pandeglang cukup luas, dengan menggunakan peralatan combine (mesin pemanen padi) akan menguntungkan petani dan pihaknya, waktu memetik padi lebih cepat juga bisa menekan biaya operasional.

Berharap, anak-anaknya mau mengikuti jejak yang ia bangun selama ini dalam bertani, walau semua ini baru dimulai untuk terjun di pasca panen, “tetapi ini contoh bagi anak muda supaya mau bertani, sebab dengan menggunakan alsintan, lebih meringankan dalam bekerja serta hasil lebih maksimal dan tidak terlalu membuat kotor badan,” tutupnya. (BP11).

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *