FPLP Sebut PT AAM Suplayer Nakal di Program Sembako BPNT

0
142

Pandeglang, Badakpos.com – Humas Forum Pengusaha Lokal Pandeglang (FKPLP) Pandeglang, Dede Sulaeman mengatakan PT AAM yang menjadi suplayer program Sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) masuk dalam kategori pengusaha nakal, terbukti dengan tidak menghormati keputusan pemerintah daerah dan tidak mau menandatangani fakta integritas sebagai pengusaha di program BPNT.

“Dalam program ini pemerintah daerah jelas harus dihargai mau tidak mau mereka memiliki kewenangan untuk menjaga program agar berjalan lancar. Begitu juga pelibatan pengusaha lokal ini sangat harus diakomodir jangan sampai disepelekan oleh pengusaha pendatang,” tegas Dede kepada badakpos.com jumat, (5/2).

Ia melihat beberapa Minggu lalu sejumlah pengusaha lokal masuk ikut dalam program ini dan dengan syarat yang ditentukan bahwa ada penandatangan fakta integritas bagi pengusaha yang ikut dalam program tersebut namun nyatanya PT AAM tidak mengikuti intruksi pemerintah kabupaten Pandeglang dalam hal ini Dinas Sosial.

“Bukti kalau PT AAM ini sudah tidak menghargai intansi pemerintah Kabupaten dengan mengabaikan penandatanganan fakta integritas. Sementara dilapangan mereka sibuk berbenturan dengan pengusaha lokal. Kalau memang ingin ikut cobalah harus tertib jangan mentang-mentang suplayer lama dan perusahan besar,” tegasnya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Nuriah membenarkan kalau PT AAM tidak menandatangani fakta integritas yang dilakukan antara pengusaha suplayer dihadapan dinas sosial dari semua perusahan hanya PT AAM yang tidak hadir.

“Semua diundang dan satu yang tidak hadir PT AAM ga tahu kemana,” katanya. (BP1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here