Gelar Media Gathering & Teleconfrence, Kepala Rutan : Peran Media Sangat Penting

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Peran media sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat, terutama tentang tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan dalam melayani masyarakat, hal tersebut disampaikan Kepala Rutan kelas IIB Pandeglang Jupri saat menggelar media gathering dan telekonfrensi Kemenkumham, bertempat di aula rutan, pada Kamis, (27/2).

Rumah Tahanan (Rutan) Negara kelas IIB Pandeglang juga turut serta menggelar Telekonfrensi dan Media Gathering serentak se-Indonesia, oleh Kementrian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) RI, dengan tema “Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan 2020”

Dalam pemaparan telekonfrensi tersebut, Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menyampaikan bahwa, dalam upaya melakukan publikasi informasi pemasyarakatan secara utuh, maka media menjadi mitra penting dalam mensukseskan target capaian pemasyarakatan tersebut, semua itu menjadi bagian dari target resolusi pemasyarakatan tahun 2020.

“Media menjadi jembatan anatara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat,” kata Sri dalam telekonferensi tersebut.

Kepala rutan kelas II B Pandeglang Jupri mengatakan, 2020 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) telah menetapkan sejumlah resolusi di bidang pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, semoga masyarakat dapat lebih mengenal tugas dan  fungsi lembaga pemasyarakatan dan resolusi itu dapat dicapai melaui dukungan semua pihak, terlebih dari pihak media,” kata Jupri.

Menurut dia, peran media sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat, tentang tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan dalam melayani masyarakat.

“Kehidupan didalam sebetulnya sama dengan kehidupan diluar, mereka (para Narapidana-red) juga punya kehidupan, mereka inikan bukan orang yang salah tapi tersesat, nah bagaimana kita bisa meluruskan,” ujar Jupri.

Jupri juga menambahkan, “Tentunya harus bekerja sama dengan instansi yang ada diluar, hal ini membutuhkan dukungan yang luar biasa, khususnya untuk masyarakat mantan napi, mereka juga ketika bebas butuh pengakuan untuk mencoba bersosialisasi kembali,”tutup Jupri.

Kata dia, kapasitas Rutan kelas IIB Pandeglang 121 orang. Namun, jumlah penghuni sebanyak 202 orang.

“Walapun kelebihan jumlah penghuni, tetapi masih terkendali,” ujarnya. (BP12/BP1).

Komentar dibawah ini