GUBERNUR BANTEN MOTIVASI TANAM JAGUNG

0
13

SERANG – Pj. Gubernur Banten Nata Irawan memberikan motivasinya dalam upaya menyukseskan gerakan menanam jagung di Provinsi Banten. Hal tersebut dilakukan Pj. Gubernur Banten Nata Irawan saat memimpin rapat kooradinasi Upsus Jagung di Markas Korem 064/ MY, Rabu (12/04).

Nata Irawan menegaskan, gerakan tanam jagung harus disambut dengan baik, sebab tidak ada alasan untuk menolaknya. Lebih lanjut, menurut Nata Irawan, dalam melaksanakan gerakan menanam jagung di Banten harus segera dilaksanakan, menyediakan anggaran pendamping dan menyiapkan kerjasama dengan pihak yang akan membeli hasil panen jagung. Nata Irawan pun mengungkapkan, gerakan tanam jagung harus melibatkan semua potensi, khususnya keterlibatan perangkat desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid mengungkapkan, Pandeglang masih menjadi target utama dalam gerakan tanam jagung di Banten. Pasalnya, dari sejumlah kabupaten/ kota di Banten, ternyata Pandeglang masih konsisten terus mengejar target penanaman yaitu seluas 100.000 ha. Sedangkan untuk tingkat Provinsi, target luas areal tanah yang akan ditanam jagung mencapai 200.000 ha.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita mengungkapkan, pihaknya optimis untuk merealisasikan gerakan tanam jagung tersebut. Sebagai bukti keseriusannya tersebut, Pandeglang terus melakukan inventarisir areal tanah yang akan ditanami jagung. Bahkan, berbagai pihak telah bergerak untuk menyukseskan gerakan tanam jagung tersebut. Hasilnya, telah diinventarisir seluas 30.000 ha lahan siap tanam di bulan April. Sedangkan calon tanah yang akan ditanam jagung telah diinventarisir seluas 70.000 ha.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Oleh karena itu, setiap tanah yang masih tersedia dan berapapun luasnya kita inventarisir. Kami memohon pada kementerian untuk mnyiapkan hal- hal dalam rangka percepatan gerakan tanam jagung ini,” ujar Irna.

Irna menambahkan, bahwa sudah banyak pihak swasta yang ingin menyewa tanah untuk ditanami jagung di Pandeglang, akan tetapi pihaknya mengutamakan dulu sumberdaya masyarakat. (BP-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here