Ini Alasan Irna Study Comparative Ke Banyuwangi

0
8

Pandeglang,Badakpos.com- Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menginginkan pembangunan di Kabupaten Pandeglang dapat lebih maju diberbagai sektor khususnya dibidang pariwisata yang dapat mendongkrak peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh sebab itu dirinya (Bupati Irna Narulita) terinspirasi dengan progres pembangunan dan pariwisata Banyuwangi yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonominya.
Hal ini dikatakan Bupati Irna Narulita saat diterima di Pendopo Kabupaten Banyuwangi Sabha Swagata Blambangan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas,Kamis malam (7/9/2017).
Ada beberapa lokasi yang dikunjungi diantaranya ke Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Kantor Desa Ketapang, Kantor Desa Tamansari, Desa Kemiren, Grand Watu Dodol, dan Bangsring Underwater.
Dikatakan Bupati Irna, kemajuan Banyuwangi yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi alasannya untuk datang ke Banyuwangi. Bagi Irna Narulita, percepatan-percepatan yang dilakukan Banyuwangi ini pastilah tidak terlepas dari pemimpin daerah dan kekompakan birokrasinya serta dukungan dari masyarakat setempat. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya jauh-jauh dari Pandeglang ingin mengetahui regulasi dan kebijakan yang dibuat Banyuwangi hingga bisa seperti sekarang ini. “Secara khusus, letak geografis dan potensi pariwisata Banyuwangi dengan Pandeglang hampir sama. Makanya kami ingin belajar langsung program yang ada di Banyuwangi,” katanya.

 

Selain itu, Irna Narulita juga mengungkapkan ketertarikannya bagaimana kekompakan di Kabupaten Banyuwangi. Hal ini terlihat dari terlibat sepenuhnya dalam pengembangan pariwisata mulai dari Pemerintah, Swasta dan Masyarakat.Tak hanya itu, kepala desa memiliki program yang bagus dan inovatif. Ditambah lagi, kantor desa di Banyuwangi lebih representatif dibandingkan dengan kantor kepala dinas di Pandeglang.

 

Sementara itu Bupati Anas menyatakan rasa senangnya dengan kehadiran para tamu dari Pandeglang ini. Dikatakan Anas, bagi Banyuwangi, sektor pariwisata menjadi salah satu pengungkit sektor lainnya yang saling bersinergi dalam menumbuhkan perekonomian.

 

Dalam mengembangkan pariwisatanya, kata Anas, Banyuwangi konsisten melakukan promosi daerah melalui event kreatif bertajuk Banyuwangi Festival. Tahun 2017 ini ada 72 kegiatan digelar sepanjang tahun sebagai cara mengungkit kunjungan wisatawan. “Beberapa destinasi wisata harus bagus aksesnya, kecuali yang memang dikonsep adventure. Untuk akses ini, kami melengkapi infrastruktur pendukungnya. Seperti bandara dan pembangunan jalan menuju akses wisata,” ujarnya.

 

Sememtara itu, Salman Sunardi Kepala Dinas Pariwisata mengatakan, setelah melihat dan berkunjung ke Banyuwangi ada banyak pelajaran yang dapat diambil khususnya dalam pengelolaan lokasi wisata. Disini (Banyuwangi-red) kata dia, promosi wisata dilakukan salah satunya dalam bentuk festival. “Kami akan coba tindaklanjuti hasil dari Banyuwangi. Mungkin akan dicoba 12 festival dulu dari 72 yang ada di Banyuwangi dalam satu tahun baik Budaya, Seni, Religi, Kuliner, Wisata,” ungkapnya.
Festival ini kata Salman, tentu harus ada leading sektornya walaupun anggarannya ada dimasing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Event ini kegiatan nya akan tersebar ditiap OPD, setiap bulan ada event yang dilaksanakan dan awal tahun sudah disampaikan agenda kegiatannya,” tambahnya. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here