Hadapi Cuaca Ekstrim, Bupati Himbau Masyarakat tidak Bakar Sampah Sembarangan

0
0

Pandeglang, badakpos.com  – Hampir di sebagian wilayah Indonesia pada beberapa bulan terakhir mengalami kondisi cuaca yang sangat ekstrim, mulai suhu yang sangat tinggi sampai dengan hembusan angin yang kencang. Dengan kondisi tersebut, sangat rentan memicu terjadinya kebakaran, untuk itu warga Pandeglang di himbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, himbauan tersebut disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat memantau lokasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol Kec Koroncong, Minggu (10/11/19).

Irna mengingatkan seluruh warga agar berhati-hati menghadapi musim pancaroba, “Saya himbau dan saya juga berpesan agar semakin waspada dalam menghadapi cuaca yang ekstrim ini, jangan bakar sampah sembarangan, karena potensi api merambat sangat besar kalo cuaca seperti ini, sehingga akan terjadi kebakaran. Sebaiknya sampah-sampah itu ditimbun karena selain baik untuk bahan organik juga tidak menimbulkan polusi”, himbaunya.

Masih kata irna, pihaknya akan terus berupaya memadamkan atau paling tidak meminimalisir dampak yang ditimbulkan, “Sampai saat ini kami melalui BPBD Pandeglang dan beberapa OPD terkait dan masyarakat sekitar, masih terus berupaya memadamkan api. Kami akan terus pantau perkembangannya”, ungkapnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Surya Dharmawan menjelaskan pemicu terjadinya kebakaran di TPA tersebut, “Jadi pada hari sabtu pagi kemarin (09/11), ada warga yang sedang membersihkan kebun, kemudian sampah-sampahnya dia bakar. Warga tersebut sebelumnya berusaha memadamkan kobaran api itu, tapi karena cuaca dengan suhu tinggi dan hembusan angin yang kencang akhirnya merambat ke TPA dan api makin membesar”, jelasnya.

Terkait proses penanggulangan kebakaran itu, Surya mengatakan pihaknya telah menurunkan 3 unit pemadam dan 2 mobil tangki air, “Dari kemarin kita sudah turun, dan dari Dinas Lingkungan Hidup juga sudah dari sejak awal. Sampai sekarang masih terus berlanjut, dan kita juga sudah meminta bantuan ke BPBD Provinsi Banten”, ungkapnya.

Surya menambahkan, kemungkinan api padam di lokasi tersebut sangat sulit, karena banyaknya timbunan sampah, “Api di lokasi TPA gak bisa padam sebetulnya, kecuali sampahnya habis atau turun hujan yang cukup lebat. Upaya kami membuat perimeter di sekitar lokasi dan mengumpulkan sampah ke tengah, agar api tidak merambat keluar dan semakin membesar”, tutupnya.(Bp-3)

Komentar dibawah ini