Harga Tepung Tapioka Tidak Stabil, Pengrajin Kerupuk Bingung Tentukan Harga Eceran

Pandeglang, Badakpos.com – Salah satu bahan baku kerupuk adalah tepung tapioka(aci, biasa diucapkan warga), akan tetapi hargan dipasaran sudah beberapa bulan ini tidak menentu.

Ketidak stabilan harga aci dipasaran terdampak pada pengrajin kerupuk rumahan yang bemodal kecil, apalagi bagi yang ngambil modal untuk usaha dengan cara berhutang, baik keperorangan atau ke bank sekalipun.

Bahkan sudah mulai terlihat ada beberapa pengrajin kerupuk mulai mengurangi produksinya, pantauan Badakpos.com.

Sementara Aang salah satu pengrajin kerupuk dari kecamatan Pagelaran, kabupaten Pandeglang menuturkan, untuk saat ini harga aci mulai naik lagi, rabu)11/9/2018).
“Harga aci dipasaran naik lagi, kiriman bulan kemarin (agustus) sekitar Rp 1.050.000 per 100 kilogram, tetapi kiriman september menjadi Rp 1.100.000 0 pen kuintal(100 kg) berarti mulai ada kenaikan lagi”, ungkap Sayepulloh Yang sering disebut Aang oleh pekerjanya.

Masih kata Aang, padahal pengiriman tepung tapioka pada september ini sebelum harga dollar naik, agak kuatir juga pada pengiriman oktober pâsca kenaikan dollar, imbuhnya.

Menambahkan Aang, untuk sekali pengiriman sebanyak 3,5 ton atau 70 karung aci, itu bisa mencukupi selama satu bulan produksi kerupuk, tuturnya.
“Supaya bisa tetap bertahan akhirnya mengurangi ukuran cetakan, dengan tujuan harga eceran kerupuk tetap, sebab jika harga yang dinaikan takut kurang laku keras dipasaran, sebab gimanapun konsumen adalah râja”.tutup Aang.

Terpisah, Usman pedagang kerupuk mengatakan, pemerintah supaya bisa menurunkan harga aci, sebab dengan cara begitu hasil keuntungan yang didapat pâra pedagang lebih besar dibanding sekarang, harapannya.(Bp11)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *