HTI Dibubarkan? Berikut Tanggapan Humas HTI Banten

0
75

Badak Pos,Pandeglang – Saat ini Pemerintah berwacana akan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Indonesia. Hal itu tentu menuai penolakan dan kritikan dari Hizbut Tahrir di daerah khususnya Provinsi Banten.

“Pembubaran ini tidak beralasan. Kita menilai pemerintah saat ini sedang melakukan refresif (tekanan) dan diskriminasi kepada ormas islam yang ada di indonesia,” kata Dadan Hudaya Humas HTI Prov Banten, saat dihubungi melalui telpon seluler, Senin (8/5).
Menurutnya, saat ini Pemerintah sedang bermain isue, karena pembubaran tersebut tidak beralasan dan tidak logis.

“Apabila akan dibubarkan seharusnya melalui pengadilan, dan ada peringatan terlebih dahulu karena HTI ormas yang berbadan hukum,” ungkapnya.
Dadan menjelaskan, HTI sejauh ini tidak pernah melakukan keonaran ataupun kekerasan atau kesalahan yang dilakukan. Bahkan kata Dadan, ketika setiap akan melakukan kegiatan, HTI melakukan sesuai prosrdur yang ditentukan.

“Jelas ini sepihak, jadi tidak ada sedikitpun alasan untuk membubarkan hti,” jelasnya.
Dadan juga menyampaikan, banyak fitnah yang di hembuskan bahwa HTI anti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Padahal menurutnya, HTI mencintai NKRI dan toleran.
“Memang setiap dakwah Islam selalu ada rintangan. Untuk itu kita tidak akan berhenti sampai disini. Malah dengan isue pembubaran, dukungan kepada HTI semakin menguat dari para kiyai dan alim ulama,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Agus Lukman Hakim salah satu akademisi dari STIA Banten mengatakan, jika memgacu pada UU No.17 Tahun 2013 tentang Ormas, maka pembubaran Ormas (baik yg berbadan hukum ataupun tidak berbadan hukum) harus melalui proses berjenjang.
Menurutnya, jika itu tidak diindahkan maka Pemerintah Daerah meminta pertimbangan Mahkamah Agung untuk dibubarkan atau tidak.

“Apabila berdasarkan pertimbangan MA dimungkinkan untuk dibubarkan, maka pembubarannya harus melalui Putusan Pengadilan yang permohonannya diakukan oleh Kejaksaan kepada Pengadilan Negeri,”jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here