Ini Penyebab Harga Emping Di Pasaran Terus Naik.

0
4

 

Pandeglang, Badakpos.com – Sudah hampir tiga bulan belakangan, harga emping di pasaran terus meroket naik dan pembeli mulai menurun berdasarkan informasi yang didapat Badakpos.com pada Rabu (19/2).

Padahal banyak warga, terutama kaum ibu -ibu menggantungkan mata pencahariannya dari buruh pengrajin (pembuat) emping melinjo.

Salah satu pengusaha emping rumahan dari kecamatan Jiput bernama Amnah mengatakan, untuk saat ini harga emping yang ia jual ke pengepul sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Sebelum ada kenaikan harganya Rp 35 ribu hingga 37 ribu rupiah per kilogram, penyebab harga emping melonjak adalah biji melinjo atau bahan baku emping yang langka dan malah, terang Amnah.

Masih dikatakan Amnah, bahwa harga biji melinjo untuk saat ini sekitar Rp 20 ribu per kilogram, sedangkan itu pun dari wilayah serang, yang biasanya ia bisa memproduksi 500 kg emping per minggu, tetapi sekarang hanya 200 kg saja, sebab pesanan lagi lesu(sepi).

Amnah menambahkan, semoga para petani segera cepat panen biji melinjo, dengan demikian harga emping bisa stabil dan lancar pesanan pembeli juga buruh pengrajin emping dapat penghasilan tiap hari, pangkasnya.

Ditemui secara terpisah, salah satu agen penjualan emping di Labuan bernama Eroh mengatakan, bahwa harga emping sekarang sekitar Rp 60 ribu per kilogram, “jika harga melinjo turun secara otomatis empingpun akan turun pula harganya”,ungkap Eroh singkat.(BP11).

Komentar dibawah ini