Inilah Karya Anak Pandeglang Yang Sangat Menakjubkan

0
39

Pandeglang, Badakpos.com – Comsin 82 merupakan jenis Gitar akustik yang dibuat oleh salah seorang pengerajin asal Kampung Bengkung RT/RW 01/06 Desa Ciseureuheun Kecamatan Cigeulis.

Gitar Akustik yang dibuat Komsin Aros (34) ini, Suaranya tak kalah dengan gitar-gitar yang sudah beredar dipasaran, dan gitar yang dibuatnya itu lebih dikenal diluar daerah Banten seperti Solo, Kalimantan dan Bangka Belitung.

“Kalau disini (Cigeulis-red) baru dua bulan bikin gitar, Kebanyakan yang memesan orang luar daerah, seperti Solo, Kalimantan dan Bangka, kebetulan kan dulu saya pernah kerja di pabrik Gypsum di Tanjung Priok, setelah beres kerja saya coba iseng-iseng buat motor dari kayu dan Gitar, jadi wajar kebanyakan orang luar daerah yang tau,” ungkap Komsin, saat ditemui di rumahnya, Minggu (28/8/2017)

Menurut Komsin, untuk membuat gitar hanya membutuhkan waktu paling lambat satu minggu, dari mulai Pemotongan kayu, Profil sampai Pengecatan, semuanya dikerjakan hanya menggunakan alat seadanya seperti regaji, piso serut dan golok.

“Ya kalau ada yang memesan baru bikin, kalau untuk ongkos buatnya hanya Rp.500 Ribu, sebenarnya saya juga ingin membuat terus walau tak ada yang memesan juga, tapi gimana saya gak punya modal untuk membeli bahannya, bantuan dari pemerintah belum ada,” jelasnya.

Komsin yang hanya membuat gitar seorang diri saja, hanya bisa berharap agar pemerintah dapat membantunya, dalam mengembangkan krajinan-krajinan yang ia buat.

“Saya bukan tidak mau mempekerjakan pemuda disini, cuman gimana saya ngasih upah mereka, kalau cuman ingin belajar saja saya akan ajari, saya sih berharap pemerintah bisa membantu,” harapnya.

Sementara Bupati Irna Narulita mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi karya komsin. Kata Bupati (irna narulita-red), ini sebuah karya hebat dan dapat memiliki nilai ekonomis, bahkan dapat menjadi program unggulan.

“Ibu akan bantu untuk pengembangan usaha komsin ini sementara dari uang pribadi. Namun jika permodalan silahkan komsin urus dulu badan hukumnya baru bisa turun bantuan permodalan dari pemerintah,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here