Irna Sambangi Kemen PUPR Pastikan Pembangunan Huntap

Pandeglang, Badakpos.com – Para korban bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang saat ini sangat merindukan pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Hal ini lantaran tidak ada lagi tempat untuk berteduh bagi mereka, pasca diterjang oleh tsunami.

Saat ini memang Pemerintah Pandeglang sedang membuat untuk Hunian Sementara (Huntara). Sambil menunggu pembangunan Huntara rampung, Bupati Pandeglang Irna Narulita memastikan program selanjutnya yaitu huntap.

Kunjungan Irna Narulita ini untuk kesekian kalinya mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR). Menurut Irna, hal tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan huntap bagi korban bencana tsunami sesuai dengan apa yang diharapkan, “Ya kedatangan kami kesini (KemenPUPR-red) untuk berkoordinasi membahas terkait masalah Huntap, agar progres pembangunanya berjalan optimal, “Kata Irna usai melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (22/3).

Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa kedatangannya ke Jakarta ingin memastikan leading sektor mana yang akan mengakomodir untuk pembangunan huntap di Pandeglang. “Ternyata dari hasil rapat tadi bersama Kementerian PUPR dan BNPB sudah di pastikan pembangunan huntap anggaranya di BNPB, “tuturnya.

Ia menambahkan, jika Kementerian PUPR sendiri sebagai pendamping teknis, dan sesuai dengan perintah Presiden agar pembangunan huntap ini segera dilaksanakan.”Bapak Presiden memerintahkan kepada semua jajaran Kementerian terkait, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten agar pembangunan huntap di Pandeglang ini segera dilaksanakan,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala DPKP Sarif Hidayat mengatakan untuk pembangunan hunian tetep di Pandeglang sebanyak 824 unit. Kendati demikian, kesiapan lahan perlu dipikirkan. ” Adapun lahan yang di sediakan Pemerintah daerah akan menjadi prioritas pembangunan, nanti ada tim dari pusat untuk mengecek lapangan terkait kesiapan lahan dan sebagainya, ” kata Sarif.

Lebih lanjut Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang konsen pembangunan Huntara terlebih dahulu. ” Huntara dulu kita selesaikan, misalkan di pertengahan jalan sebelum selesai pembangunanya tapi langsung di bangunkan huntap tidak jadi masalah, yang paling penting prinsipnya adalah lahanya bisa di tempati dan lahan tersebut milik pemerintah daerah atau bantuan dari Pemprov Banten, “terangnya.

Masih kata Sarif, walaupun pembangunan huntara dan huntap di laksanakan secara bersamaanpun tidak menjadi permasalahan. ” Misalnya anggaran untuk pembangunan huntara ada, dan untuk pembangunan huntap anggaranya sudah tersedia kenapa gak langsung membangun huntap saja, simple nya seperti itu, nah hal ini yang sedang jadi pembahasan kita bersama Kementerian terkait, kedepan nanti mekanisme seperti apa dalam hal ini harus da kesepakatan bersama, “tutupnya.(Bp-3)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *