ISMA : DEDIKASI BAGI SESAMA

0
6

BANDUNG – Gempuran arus globalisasi sedikit banyak telah membuat masyarakat kita cenderung bertindak individualistis dan kurang memperhatikan nasib orang orang disekitarnya. Hampir segala hal dihitung berdasarkan konsep untung rugi. Akibatnya, banyak anak Indonesia yang kemudian terbengkalai pendidikannya.

Adalah sekelompok pemuda yang merasa prihatin melihat kondisi ini dan tergerak untuk melakukan sesuatu bagi anak-anak bangsa sebagai generasi pewaris negeri. Mereka kemudian mendirikan ISMA, sebuah komunitas Rumah Belajar, Bermain dan Berbagi. ISMA yang merupakan akronim dari Indonesia SeMangAt, memberikan wadah bagi anak-anak di lingkungannya untuk belajar, bermain dan berbagi dengan sesama. Tekad ISMA adalah ingin kembali menguatkan semangat kebersamaan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Setiap hari Rumah Belajar, Bermain dan Berbagi ISMA dikunjungi oleh 10 hingga 20 anak. Mereka akan menghabiskan waktu dengan membaca buku, mendengarkan dongeng atau bermain bersama. Meskipun ada kelompok masyarakat yang merasa kurang setuju dengan kiprah ISMA namun sebagian besar masyarakat mendukung kami,” begitu ungkap Zamjam Ginanjar, pengelola ISMA kepada badakpos.

Beragam kendala tentu saja dihadapi ISMA dalam perjalanannya. Mulai dari masalah operasional, finansial hingga masalah relawan pendamping. Namun semua dihadapi secara mandiri oleh pengelola ISMA.

“Kami pernah mendapat bantuan berupa 1 unit laptop dan printer dari Badan Perpustakaan Arsip dan Pengembangan Sistem Informasi (BAPAPSI) Kab.Bandung pada tahun 2013. Namun pada dasarnya, pendanaan kita mandiri, patungan pengurus dan kita sudah 1 tahun ini mencoba merintis unit usaha dengan nama IBU (ISMA Busines Unit). Bentuk usahanya jualan makanan ringan dan sebagainya,” ujar Zamjam.

Zamjam memiliki harapan bahwa keberadaan ISMA bisa lebih dirasakan lagi manfaatnya oleh masyarakat. Dia juga berharap unit usaha yang sedang dikembangkannya dapat berjalan dengan maksimal sehingga dapat mendanai seluruh program-program ISMA.

“Saat ini kami masih memiliki kendala internet untuk mengembangkan usaha via media online. Semoga ada pihak yang dapat membantu kesulitan kami ini sehingga sesuai dengan visi kami, ISMA bisa Menjadi Pusat Layanan Informasi dan Laboraturium Pengembangan Literasi Informasi Masyarakat Yang Mendorong Pada Meningkatnya Kualitas SDM masyarakat,” tegas Zamjam.

Indonesia membutuhkan banyak pemuda yang peduli pada lingkungannya seperti sosok Zamjam Ginanjar. Bagi Anda yang tergerak untuk membantu upaya mencerdaskan bangsa yang dilakukan ISMA, Anda dapat menghubungi pengelola di alamat
Bumi Parahyangan Kencana Blok G 6 NO.14 Rt.01/04 Desa Pananjung Kec.Cangkuang Kabupaten Bandung. Prov Jawa Barat. Atau melalui link berikut ini : https://www.facebook.com/rabanymasihberjuang/

Komentar dibawah ini