Kasus DBD Meningkat, Desa Jiput Laksanakan MMD

0
4

Pandeglang, badakpos.com – Dengan adanya peningkatan kasus DBD di wilayah desa Jiput kecamatan Jiput dan di masa pandemi covid-19, maka menghimbau ke masyarakat untuk biasakan berprilaku hidup bersih dan sehat, dikatakan Ajen Kades Jiput saat membuka agenda musyawarah masyarakat desa (MMD) pada kamis(18/6/2020).

Agenda MMD itu bertempat di aula kantor desa jiput, adapun pihak narasumber sendiri dari pihak puskesmas Jiput, sedangkan para undangan terdiri dari perangkat desa, rt, rw, kader pos yandu, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Sebelum acara MMD di gelar, pihak puskesmas Jiput melakukan penyemprotan disinfektan dari mulai halaman hingga ruangan aula kantor desa Jiput, adapun para narasumber dan undangan peserta MMD sebelum masuk ruangan diwajibkan dulu mencuci tangan menggunakan sabun yang telah disediakan pihak desa, juga harus memakai masker sesuai protokol kesehatan, berdasarkan pantauan Badakpos.com.

Dilanjutkan Kades, kedepannya pihak desa akan mengadakan musDus dan MusDes terkait gimana caranya untuk mengatasi persoalan sampah yang menjadi sumber dari berbagai penyakit.

Masih dikatakan Kades, sebetulnya pihak desa pernah memfasilitasi untuk mengangkut sampah sampai ke tempat pembuangan akhir(TPA)yang berlokasi di kecamatan Cikedal. Tetapi tidak berjalan mulus, karena terkait biaya angkut, terang Kades Jiput.

Dan pihak desa juga kedepan, akan menyediakan karung untuk pembangunan sampah organik dan non organik tiap rumah, adapun terkait biaya untuk tukang pungut sampah dan mobilisasi ke TPA, itu akan di musyawarah dulu, biar tidak ada kendala kedepannya, ungkap Kades.

Ditambahkan Kades, ia juga menghimbau ke warga sekitar jangan ada lagi warga yang buang air besar di aliran parit cibakul, karena selain membuat kotor juga menjadi salah satu sumber bibit penyakit, seharusnya tiap rumah punya kamar mandi atau MCK, ini merupakan salah satu anjuran dari pemerintah untuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kasubag TU puskesmas Jiput, Mila Rahayu menuturkan, bahwa untuk kampung jiput sendiri ada peningkatan kasus DBD setiap tahunnya, sebelumnya pada tahun 2016 tidak ada kasus DBD ini, tetapi sejak tahun 2017 ada dua kasus dan di 2019 sampai ada peningkatan menjadi 6 kasus DBD.

Dilanjutkan Mila, maka dalam MMD ini, ia menghimbau ke warga sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan juga jangan lupa untuk menguras bak mandi, menutup rapat tempat air untuk masak serta membuang kaleng bekas yang terisi air hujan di halaman, supaya jentik nyamuk tidak bisa bertelor dan berkembang.

Masih dikatakan Mila, pihaknya juga mengharapkan ke pihak desa terutama kepala desa jiput untuk melengkapi fasilitas gedung pos yandu , juga untuk membangun gedung pos yandu tiap rw atau kampung, ini untuk memudahkan pelayanan ke warga.

Ditambahkan Mila, ke depannya dalam menghadapi new normal, masyarakat harus tetap menjaga jarak, menggunakan masker saat ke luar rumah dan biasakan cuci tangan dengan sabun, karena corona belum berakhir, tutupnya.

Sementara, salah satu peserta MMD, Ana mengatakan, sebaiknya pihak desa segera untuk bisa mengatasi masalah sampah yang ada di wilayah Jiput, ia sebagai warga siap untuk membantu biaya angkut sampah atau mobilisasi secara iuran, pungkasnya. (BP11).

Komentar dibawah ini