Kepala KUA Labuan Tanggapi UU Pernikahan Yang Baru

0
26

Pandeglang, BadakPos.com- Aturan atau undang-undang dibuat adalah untuk menertibkan masyarakat, hal ini harus dipatuhi oleh warga, jika tidak mau kena sangsi.

Dan seperti ini juga berlaku di bidang aturan pernikahan di masyarakat, dimana usia minimal calon pengantin ada batasanya.

Sementara itu kepala KUA kecamatan Labuan bernama Baki mengatakan, untuk melakukan pernikahan secara tercatat ada undang -undang(UU)baru yang menggati UU sebelumnya.

Bunyinya seperti ini, UU No.16/2019 tentang perubahan atau UU No.1/1974 tentang perkawinan telah menaikkan usia minimal kawin perempuan dari 16 tahun menjadi 19 tahun, terangnya pada senin (29/3/2021).

Dengan demikian usia kawin perempuan dan laki-laki minimal 19 tahun, tambahnya.

Masih dikatakan Baki, “jadi kepada masyarakat yang mau melangsungkan pernikahan harus patuh pada UU pernikahan tersebut.”

Terpisah, salah satu warga sekitar bernama Ade menuturkan, dengan adanya UU pernikahan yang baru, itu sangat bagus.

“Karena, baik bagi laki-laki atau perempuan yang sudah menginjak usia 19 tahun. Itu pemikiranya sudah cukup dewasa,” pungkasnya. (BP2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here