KETIKA BEDUG BERTALU DALAM ALUNAN IRAMA

0
48
sumber foto : kebudayaanindonesia.net

Alat tabuh bedug sudah tak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya kaum muslimin.  Alat ini, pada umumnya berada di masjid dan digunakan sebagai penanda saat memasuki waktu shalat.  Selain itu, alat bedugpun kerap mengisi keheningan malam-malam menjelang perayaan iedul fitri dan idul adha mengiringi alunan takbir kaum muslimin.  Kebiasaan ini dikenal dengan istilah ‘takbiran’.  Namun ternyata, di Banten, bedug menjadi salah satu alat berkesenian yang khas dan sangat menarik.  Kesenian ini bernama Rampak Bedug.

Rampak Bedug adalah salah satu kesenian yang hanya terdapat di daerah Banten. Kata “Rampak” memiliki arti “serempak” dan juga “banyak” jadi Rampak Bedug adalah seni menabuh nedug yang ditabuh secara serempak sehingga menghasilkan irama yang enak di dengar. Rampak Bedug pertama kali dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Namun karena seni rampak bedug ini mengundang banyak penonton, maka kesenian ini menjadi sering ditampilkan dalam suatu acara pementasan.

Pada zaman dahulu, pemain rampak bedug semuanya laki-laki, namun sekarang kesenian ini bisa dilakukan olah perempuan dan laki-laki. Biasanya pemain laki-laki sebagai penabuh bedug sekaligus kendang dan pemain perempuan sebagai penabuh bedug. Baik pemain laki-laki dan perempuan juga berfungsi sebagai penari. Busana yang dipakai oleh pemain Rampak bedug adalah pakaian muslim yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Biasanya pemain laki-laki mengenakan pakaian pesilat lengkap dengan sorban khas Banten. Sedangkan untuk perempuannya memakai pakaian khas tradisional, seperti rok panjang bawah lutut dari bahan batik dengan didalamnya mamakain celana panjang sejenis celana panjang pesilat.

Bila kita cermati, maka kita akan dapatkan beberapa fungsi dan nilai  social dari kesenian rampak bedug.  Pertama, Rampak Bedug memiliki nilai dan fungsi reliji, dimana saat pertunjukkan maka didendangkan pula pujian-pujian kepada Allah SWT.  Kedua, Rampak Bedug memiliki fungsi rekreasi dan hiburan bagi masyarakat baik mereka yang memainkannya maupun mereka yang menjadi penontonnya.  Ketiga, Rampak Bedug memiliki nilai ekonomis dimana keindahan taluan bedug dalam kesenian ini akan dapat menjadi salah satu penarik kedatangan wisatawan ke tanah Banten, baik turis domestic maupun turis mancanegara.

Penasaran dengan keindahan alunan irama bedug yang bertalu ?  Kunjungi Banten di saat bulan Ramadhan, dan bila Anda beruntung Anda dapat ikut larut merasakan ekstase saat bedug mulai ditabuh bersahut-sahutan. (IK – Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here