Kiprah SMPIT Irsyadul ‘ibad Di Masa Pandemik

0
3

 

 

Oleh : SITI MASITOH, S.Pd.

Penulis adalah : Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPIT Irsyadul Ibad Pandeglang

“Tak akan menyerah dengan rintangan yang datang, terus maju ke depan tuk cerdaskan sang insan”, itulah senandung yang terdengar ketika pendinginan senam JSIT (Jaringan Sekolah Islam
Terpadu) yang rutin dilaksankan pada hari selasa di SMPS IT Irsyadul Ibad Pandeglang. Sudah kurang lebih lima minggu tak terdengar karena sekolah terpaksa diliburkan akibat wabah Covid-19. Wabah yang membuat sebagian besar aktifitas warga lumpuh total, apalagi dengan pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Harapannya dengan pembatasan pergerakan warga akan menekan angka penularan virus covid-19 yang mematikan.

Begitupun dengan bidang pendidikan, meskipun kegiatan belajar mengajar secara tatap muka ditiadakan, kegiatan pembelajaran secara daring dianggap sebagai salah satu alternatif untuk memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik di masa pandemik ini. Sesuai dengan arahan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, SMPS IT Irsyadul ‘Ibad memberlakukan kegiatan belajar daring sejak tanggal 16 Maret 2020.

Kegiatan pembelajaran daring yang dikemas oleh SMPS IT Irsyadul ‘Ibad, hampir sama dengan kegiatan pembelajaran di sekolah hanya pindah tempat saja, biasanya duduk di bangku sekolah, kali ini duduk di rumah (Learning Distance). Jadwal pembelajaran di grup kelas masing-masing, dengan terus di pantau oleh bidang kurkulum dan wali kelas jika ada siswa yang belum hadir di kelas online. Jadwal piket gurupun masih sama, guru piket berkewajiban mengkondisikan kegiatan pembelajaran, terutama memastikan kehadiran guru di kelas online, jika ada guru yang tidak hadir maka akan segera digantikan oleh guru yang siap. Ketidak hadiran guru/keterlambatan guru diakibatkan oleh jaringan yang kurang bagus. Begitupun dengan siswa, jika keterlambatan siswa dalam kelas online dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan (misalnya, jaringannya kurang bagus) maka peserta didik masih bisa mengikuti kegiatan pembelajaran, lain halnya jika keterlambatan siswa diakibatkan oleh faktor kesengajaan secara berulang, maka akan dikeluarkan sementara dari grup.

Kegiatan pembelajaran secara daring akan dievaluasi setiap dua pekan sekali, evaluasi dilaksanakan dengan pedoman dari bidang kurikulum, salah satunya adalah guru harus menyampaikan tanggapan dan kendala yang dihadapi selama pembelajaran daring. Sebagian besar terkendala oleh jaringan dan handphone yang ngehang. Setiap tanggapan dan kendala yang disampaikan dicarikan solusinya secara bersama-sama melalui diskusi di wa grup guru SMPS IT Irsyadul ibad. Bidang kurikulum senantiasa memberikan arahan supaya kegiatan pembelajaran daring dapat dilaksanakan secara maksimal. Salah satu solusi yang didapat untuk mengantisipasi jaringan yang kurang bersahabat dan handphone yang ngehang adalah guru diwajibkan untuk memberikan informasi terlebih dahulu satu hari sebelum kegiatan pembelajaran tentang materi yang akan disampaikan dan skenario pembelajarannya, sehingga ketika guru tiba-tiba lama tidak muncul di grup, guru piket akan sigap menggantikan.

Pada masa pandemik ini guru dituntut untuk ektra kreatif dalam menyiapkan pembelajaran. Jika tidak, maka siswa akan merasa bosan dengan kegiatan pembelajaran yang itu-itu saja. Teknologi sudah sangat canggih, guru bisa memanfaatkan video-video yang bisa di akses di berbagai portal pendidikan yang bisa membantu siswa memahami materi/ guru bisa membuat sendiri kontennya di laptop masing-masing. Peserta didik yang diharuskan berdiam diri saja di rumah pasti akan merasa bosan, maka kegiatan pembelajaran daring harus bisa menjadi kegiatan yang membuat mereka tetap bahagia meskipun berada di rumah. Semangat para guru untuk senantiasa menghadirkan skenario pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan itu bisa mengobati rasa jenuh yang dirasakan peserta didik.

Selain kendala jaringan/handphone, kendala juga berasal dari ketidak hadiran beberapa siswa di kelas online baik yang dengan konfirmasi ke wali kelas ataupun tanpa konfirmasi ke wali kelas, maka akan diserahkan ke bidang kesiswaan. Bidang kesiswaan berkewajiban menanyakan kepada wali kelas siswa yang bersangkutan. Jika ada alasan dari siswa yang kurang bisa diterima maka bidang kesiswaan akan melaksanakan home visit ke kediaman siswa yang bersangkutan dengan tetap memperhatikan arahan dari protokol kesehatan. Home visit dimaksudkan untuk mentabayun (mengklarifikasi) ketidak hadiran siswa tersebut di kelas online, karena meskipun kegiatan pembelajaran daring, pengontrolan terhadap siswa tetap dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal dan memastikan siswa mendapatkan haknya yakni memperoleh materi pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kesempatan home visit pun, bidang kesiswaan berusaha untuk memastikan bahwa orang tua mengambil peran guru yakni membimbing putra putrinya untuk belajar. Home visit tidak hanya dilakukan ke kediaman peserta didik yang tidak hadir di kelas online, tetapi dilakukan dengan tujuan memberikan reward kepada peserta didik yang berprestasi di mata pelajaran tertentu.

Peran orangtua sangat dibutuhkan karena meskipun peserta didik sudah duduk di bangku SMP, tetap harus diingatkan dan sangat membutuhkan bimbingan dari orangtua. Kami dari tim SMPS IT Irsadul ‘Ibad senantiasa rutin menanyakan kepada wali kelas apakah ada keluhan dari wali siswa terkait pembelajaran daring/ hal lain yang berhubungan dengan peserta didik, sejauh ini keluhan dari wali siswa masih bisa teratasi. Alhamdulillah, wali siswa merasa terbantu dengan adanya kegiatan pembelajaran daring, karena meskipun peserta didik berada di rumah tetapi masih beraktifitas layaknya di sekolah. Untuk pengontrolan amalan yaumiah peserta didik, dikarenakan buku lembar mutaba’ah siswa banyak yang tercecer di sekolah atau ada yang hilang, maka kami dari pihak sekolah membuatnya dalam bentuk google formulir. Khususnya untuk bulan suci ramadhan ini, kami perketat pengontrolan amalan yaumiah peserta didik, mereka berkewajibn mengisi lembar amalan yaumiah tersebut dengan mengakses alamat web yang diberikan di grup kelas masing-masing, paling telat pengisian setiap harinya adalah pukul 21.00 WIB. Lebar mutaba’ah ini dimaksudkan agar aktivitas amalan yaumiah peserta didik tetap terjaga di masa pandemik ini. Mereka membutuhkan keimanan yang kuat untuk menerima kondisi saat ini. Dengan keimanan yang kuat maka cobaan ini akan bisa dilalui dengan sabar dan tawakal.

Menyikapi kondisi merebaknya penularan virus covid-19, SMPS IT Irsyadul ‘ibad juga telah membenuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk melaksanakan program tanggap bencana Covid-19 merupakan bentuk kepedulian SMPS IT Irsyadul ‘Ibad kepada masyarakat. Sisi kemanusiaan dan ketahanan pangan menjadi tugas berat yang harus dilaksanakan oleh Satgas tersebut. Alhamdulillah SMPS IT Irsadul ‘Ibad bekerjasama dengan wali siswa menggalang dana untuk diberikan kepada warga sekolah yang terdampak secara ekonomi, diantaranya adalah para driver jemputan SMPS IT Irsyadul ‘Ibad serta pegawai catering (Bantuan Gelombang Pertama). Bantuan yang diberikan pada tanggal 13 April 2020 bertempat di SMPS IT Irsadul ‘Ibad, bantuan tersebut berisi sembako yang diambil secara bergantian supaya tidak terjadi penumpukan, karena panitia juga harus memperhatikan arahan untuk menjaga jarak (Social Distancing). Mereka menyambut baik bantuan ini karena memang penghasilan mereka turun drastis bahkan tidak ada pemasukan sama sekali. Bantuan gelombang kedua akan diberikan bulan Mei dengan sasaran penduduk di sekitar sekolah, pihak Satgas masih melakukan pendataan.

Berbagai upaya yang dilakukan di atas menunjukkan, SMPS IT Irsyadul ‘Ibad memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan dunia pendidikan di negeri ini. Kondisi yang sulit yang sedang kita hadapi saat ini tidak sedikitpun mengurangi semangat SMPS IT Irsyadul ‘Ibad untuk terus berkiprah di tengah masyarakat. Peserta didik yang saat ini duduk di bangku sekolah merupakan aset bangsa yang harus kita jaga keselamatannya. Oleh karenanya, partisipasi dari berbagai pihak untuk menyukseskan program-program yang dicanngkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 yang dibentuk oleh SMPS IT Irsadul ‘Ibad sangatlah diharapkan.

Komentar dibawah ini