KLB Diare Kecamatan Carita, di Duga Dari Keracunan Makanan

0
1

Pandeglang, Badakpos.com – Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menimpa 31 orang warga dari desa Cinoyong dan desa Sukajadi kecamatan Carita menderita sakit diare, hasil data sementara yang masuk hingga pagi tadi (minggu, 9/8/2020) dikatakan kepala Puskesmas (Kapus) Carita bernama Tien Sulaisiah kepada Badakpos.com, diduga dari keracunan makanan.

Pantauan Badakpos.com, bahwa semua ruangan di Puskesmas itu penuhi pasien yang terjangkit diare, dari mulai ruang UGD hingga kamar lainnya.

Dilanjutkan Kapus, bahwa dari 31 orang pasien ada 18 orang diantaranya dari desa Cinoyong, sedangkan sisanya dari desa sukajadi, adapun tadi pagi sekitar pukul 7.30 WIB ada sekitar 11 orang sudah dilepas infusnya dan mereka sudah minta pulang, karena sudah mulai merasa sehat.

Masih dikatakan Kapus Carita, dugaan sementara bahwa mereka merasa sakit setelah makan di tempat hajatan, keluhan para pasien adalah perut melilit, muntah dan BAB encer terus menerus, ada satu orang pasien usia 4 tahun dirujuk ke RS Berkah karena kejang-kejang.

“Contoh makanan yang diambil dari tempat hajatan adalah sate dan air minum, sedangkan yang lainnya seperti daging ayam dan olahan lain sudah pada habis menurut yang punya hajat,” terang Tien Sulaisiah.

“Sedangkan para pasien mulai masuk atau datang ke Puskesmas Carita, dari mulai sabtu pukul 20.30 WIB hingga minggu subuh jam 5, ia menugaskan kepada tim bertugas dilapangan, baik di desa Cinoyong dan Sukajadi, jika ada keluhan dari masyarakat terkait gejala yang sama, untuk segera membawanya ke Puskesmas,” pungkas Kapus Carita.

Adapun camat Carita, Marda saat ditemui di lokasi Puskesmas mengatakan, bahwa ia mengetahui kejadian musibah itu dari kepala puskesmas melalui telepon, ia menegaskan kepada masyarakat yang melaksanakan pesta hajatan, perhatian keberhasilan tempat makanan dan masakan harus stelil juga, sediakan tempat cuci tangan pula, biasakan jaga kebersihan.

Salah satu pasien bernama Laeni, bahwa ia merasakan perut mual dan mules setelah makan masakan di tempat hajatan saat undangan, sebelum di bawa ke Puskesmas, ia sempat dirawat di rumah, tetapi nggak kunjung membaik, bahkan BAB tidak terhitung berapa kali, tetapi setelah mendapat perawatan di Puskesmas, kini kondisi mulai membaik.

Dan informasi yang didapat Badakpos.com, bahwa untuk membantu para petugas medis di puskesmas Carita, di datangkan petugas dari Puskesmas labuan, Cikedal, jiput dan PKM menes. (BP11).

Komentar dibawah ini